Lumbung Berita
NEWS TICKER

Pasar Hewan di Paksa Buka, Kapolsek Sukorejo Hadir Semua Tenang

Kamis, 1 September 2022 | 1:27 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

Pasuruan_Lumbung-berita.com.
Gerak cepat di lakukan jajaran Polsek Sukorejo Polres Pasuruan dengan adanya beberapa “Blantik” yang terindikasi membuka paksa pasar hewan, yang ada di Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, Kamis (01/09/22) pukul 07:00 Wib.

Adanya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang menyerang hewan berkaki 4 (empat), membuat pemerintah Kabupaten Pasuruan mengambil sikap dengan menutup pasar hewan se Kabupaten Pasuruan.

Kepada Lumbung Berita Kapolsek Sukorejo, AKP Safiudin mengatakan kalau jajarannya mendapat kabar dari masyarakat, kalau pasar hewan ada yang memaksa di buka.

Namun, dengan pengalaman sapaan Habib Udin, blantik dan pengusaha hewan menyadari kekhilafan dan mau kembali pulang.

“Tunggu Surat Edaran (SE) Bupati Pasuruan. Sabar dulu dan kami juga menyadari apa yang mereka rasakan,” kata mantan Kapolsek Purwosari.

Sementara itu salah satu pengusaha hewan yang namanya enggan di tintakan menyampaikan, kalau para pengusaha dan blantik sudah jenuh dengan ketentuan pemerintah yang kurang memberi solusi.

“Kami jenuh dengan semua ini, kami belum di beri solusi bagaimana nasib kami para pengusaha dan blantik ini. Semoga pemerintah turun langsung ke lapangan dan melihat kenyataan yang ada. Kami punya keluarga yang harus di pikirkan,” ucap Bapak berpeci sembari menggeleng gelengkan kepala.

Baca Juga : klik disini  Polres Malang Kawal Percepatan Vaksinasi PMK, 12.319 Ekor Ternak Sudah Tervaksin

Penutupan pasar hewan di rasa merugikan pelaku usaha hewan khususnya blantik. Pasalnya, pemerintah hingga saat ini dirasa belum memberi solusi kepada pengusaha dan blantik.

Sekedar di ketahui, pasar hewan Sukorejo biasa di buka pada setiap Kamis. Oleh masyarakat pasar hewan Sukorejo di sebut dengan pasar “kemisan”.

Dengan adanya kejadian hari ini, masyarakat berharap kepada pemerintah agar lekas memberi solusi, agar para pengusaha dan blantik mendapat jawaban yang pasti.

Jurnalis : Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!