Lumbung Berita
NEWS TICKER

Polemik Pemerintah Desa Karangmenggah berjalan Damai

Selasa, 21 Juni 2022 | 10:27 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Polemik terkait Pemerintah Desa Karangmenggah, berakhir dengan Mediasi di Kecamatan Wonorejo, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, Senin (20/06/2022) pukul 14:30 Wib.

Pemerintah Desa Karangmenggah di permasalahkan warga antara lain, perangkat desa Doble job, Karang Taruna (Kartar) juga Bumdes serta lainnya.

Hadir dalam mediasi, Forkopimcam Wonorejo, DPMD Kabupaten Pasuruan, Inspektorat Kabupaten Pasuruan, Kartar Kabupaten Pasuruan, Kepala Desa Karangmenggah, Ketua AKD Wonorejo, LSM Garda Pantura, LSM Cinta Damai, warga Karangmenggah dan lainnya.

Dihadapan peserta mediasi Camat Wonorejo, Didik, mengatakan kalau dialog ini dilakukan agar nanti permasalahan cepat selasai dan tidak berlarut larut.

“Semoga dengan adanya mediasi ini, permasalahan yang ada di Desa Karangmenggah bisa selesai,” kata Camat yang berdomisili di Kecamatan Purwodadi.

Dalam mediasi, permasalah yang cukup signifikan yakni tentang dugaan adanya aliran dana dari pengelolaan limbah, yang mana pengelolaan limbah dari dulu di kelolah oleh Kartar.

Menurut Lukman, selaku ketua umum LSM Garda Pantura, harusnya Kepala Desa lebih transparan dalam memberikan informasi terkait aliran dana dari pengelolaan limbah.

Baca Juga : klik disini  Desa Karangasem dan Karangjati Anyar Laksanakan Vaksinasi

“Harusnya Pak Kades lebih terbuka dalam memberikan penjelasn kepada masyarakat, khususnya Kartar, agar nantinya tidak terjadi opini negatif terhadap Pak Kades,” ungkap sapaan Gus Lukman.

Sementara itu Kades Karangmenggah, Solichin, menguraikan bahwasannya untuk pengelolaan limbah, saat ini sudah di kelolah Bumdes dikarenakan sampai saat ini kepengurusan Kartar Desa Karangmenggah masih menunggu SK.

“Untuk pengelolaan limbah dari perusahaan itu sebenarnya dikelolah bumdes, mengenai dugaan dana yang mengalir itu sebenarnya bukan dana dari hasil limbah, namun uang hasil jual beli mobil, saya bisa membuktikan,” sanggah Kades Karangmenggah.

Usulan datang datang dari Samai Mulya, salah satu Tokoh Pemuda (Toda) Karangmenggah, ia berharap agar Kades melakukan evaluasi terhadap pembentukan Bumdes.

Menurut sapaan Samuel, selama ini masyarakat khusunya para pemuda tidak pernah dilibatkan dalam proses pembentukan Bumdes.

“Saya berharap agar nanti pak inggi (kades) harus mengevaluasi kepengurusan bumdes yang sekarang, apalagi dalam pembentukan bumdes terkesan ada kepentingan, jadi kurang transparan,” jelas Samuel.

Dengan nada lantang, pria berambut mohawk ini menolak kepemimpinan ketua Bumdes saat ini. “Saya orang pertama beserta para pemuda yang menyatakan tidak setuju dengan Ketua Bumdes yang sekarang,” tutup Samuel.

Baca Juga : klik disini  Wakil Walikota Pasuruan Apresiasi Pemusnahan Miras dan Knalpot Brong Jelang Nataru 2021

Di akhir mediasi, Kepala Desa (Kades) Karangmenggah, Solichin, menyetujui permintaan warga dan beberapa permintaan warga soal lainnya, Solichin meminta waktu untuk berkoordinasi.

“Saya akan mengumpulkan para petani soal pertanian, saya mohon waktu. Soal Sertijab Kartar kami akan mengundang Gus Lukman dan Cak Hanan serta lainnya,” tutup Kades Karangmenggah.

Mediasi Polemik Desa Karangmenggah berjalan dengan damai serta tertib dan nyaman.

Jurnalis : Samhuri.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!