Lumbung Berita
NEWS TICKER

Hakikat Pernikahan Buat Kevin Alfianto dan Maya Devi Putri Lestari

Rabu, 2 Desember 2020 | 3:16 am
Reporter: red
Posted by: Redaksi

Foto : Saat temu Pengantin Kevin Alfianto bersama Maya Devi Putri Lestari

Kandangan, lumbung-berita.com

Resepsi Pernikahan Kevin Alfianto yang bersanding dengan Maya Devi Putri Lestari di laksanakan di Desa Kauman Kandangan Kecamatan Kandangan Kabupaten Kediri, Penting bagi mempelai berdua untuk bisa memahami Hakikat dari sebuah pernikahan, Selasa ( 02/12/2020 ).

Hakikat sebuah pernikahan adalah suatu ikrar janji kesetiaan dan terciptanya pola hubungan yang harmonis saling jujur, percaya dan pengertian antara suami dan isrti dengan tujuan pencapaian ridha Allah Swt. Ikatan suatu pernikahan yang diniatkan mencari ridha Allah jauh lebih mulia ketimbang diniatkan yang lain. Sebab dalam pernikahan tersebut akan mendapatkan keberkahan dan usia pernikahan akan langgeng serta terus berkesinambungan. Tentunya suami dan istri akan mendapatkan pola hubungan yang bahagia bukan hanya sesaat melainkan dunia akhirat kelak.

Islam adalah agama yang adil, dalam menentukan hak dan kewajiban secara berimbang, bukan hanya dalam lingkup rumah tangga tetapi juga dalam setiap permasalahan yang ada. Islam juga telah menentukan hukum yang berkenaan dengan umatnya dalam penepatanya secara adil dan proposional. Karena setiap hamba mempunyai hak dan kewajiban yang sama.

Baca Juga : klik disini  Pasar Rakyat Festival Santri Kampoeng Ngandjoek dalam Harlah GP Ansor dan Fatayat NU

Setiap rumah tangga tentu mempunyai resep dan kunci kebahagiaan yang berbeda-beda, dari rumah tangga lainnya. Dapat dikatakan hubungan rumah tangga akan nampak harmonis dan bahagia ketika antara suami dan istri mampu bertindak secara proposional dalam artian mampu memahami tugas masing-masing, mampu mengemban hak dan kewajiban masing-masing. Apabila hal itu tercipta dengan baik maka selanjutnya adalah menata jalannya hidup menjadi lebih baik darihari ini.

foto : Saat Basuki Rahmat menyambut mempelai putra di kediamannya

Dengan tumbuhnya kesadaran hak dan kewajiban masing-masing antara suami dan istri merupakan gerbang awal dari keluarga yang utuh, penuh berkah, serta sakinah, mawadah, warohmah. Semua itu terbingkai untuk menuju kebahagiaan hidup dunia dan akhirat seraya berharap petunjuk dan ridha dari Allah Swt.

Apabila suatu ketika dalam perjalanan mengarungi bahtera rumah tangga; hal yang paling utama adalah sifat terbuka saling percaya tidak merasa benar sendiri dengan menguatkan argument-argument pembenaran ketika muncul perselisian. Jika hal tersebut terjadi maka pintu awal keretakan dalam rumah tangga telah terbuka. Maka yang ada nantinya antara suami dan istri saling mencurigai; suami tidak mau mengalah karena merasa dirinya sebagai pemimpin atau kepala rumah tangga sehingga semua keputusan ada pada dirinya. Padahal istri juga bagian internal yang harus selalu dilibatkan dalam setiap pengambilan keputusan.

Baca Juga : klik disini  Warga Keluhkan Larangan Mandi di Candi Belahan Gempol

Sifat-sifat tersebut harus di hilangkan karena dalam rumah tangga banyak komponen yang terlibat tidak hanya dua belah pihak saja. Sanak famili masyarakat sekitar juga akan menjadi bagian terkecil dalam rumah tangga yang sedang Anda bina. Karena rumah tangga adalah komponen yang saling menopang untuk sebuah tujuan yang mulia dikemudian hari.

Di kutip dari Khalifi Elyas Bahar.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!