Lumbung Berita
NEWS TICKER

Usai Diterjang Puting Beliung, Pasmar 2 Gedangan Bantu Penanganan

Senin, 24 Oktober 2022 | 1:06 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Sidoarjo_Lumbung-berita.com
Bencana puting beliung yang melanda Perumahan Kahuripan Nirwana, Sidoarjo, membuat beberapa pihak melaksanakan aksi cepat tanggap, Senin (24/10/2022).

Termasuk Pasmar 2 Gedangan. Sebanyak dua kompi berisi sedikitnya 250 personel, dikerahkan untuk membantu penanganan dampak puting beliung.

Menurut Komandan Lapangan sekaligus Penanggung Jawab Kompi, Mayor Heru, personelnya langsung bergerak mengevakuasi pohon tumbang.

“Yang dikerahkan dari unsur reaksi cepat Pasmar 2 Gedangan. Kami kerahkan untuk memotong pohon tumbang dengan alat manual dan gergaji mesin,” jelasnya.

Usai dari Perumahan Kahuripan, Para personel tersebut, kata Mayor Heru, juga dikerahkan ke titik-titik lain yang terdampak bencana. Salah satunya di Dusun Mlaten, Desa Sidokepung.

Selain Anggota Pasmar 2 Gedangan, pantauan awak media, beberapa relawan dari berbagai unsur juga terlibat membantu penanganan dampak puting beliung, seperti dari Unit Reaksi Cepat Forum Relawan Sidoarjo Tangguh (URC FOREST).

Sebagai informasi, Puting beliung menerjang Perumahan Kahuripan Nirwana Village (KNV) Sidoarjo, Minggu (23/10/2022). Bencana yang membuat warga panik itu terjadi sekitar pukul 14.10 WIB.

Sejumlah rumah porak-poranda dan puluhan pohon tumbang menghalangi sepanjang jalan hingga kendaraan tak bisa melintas.

Informasi yang didapat Lumbung Berita, sebelum terjadi angin kencang, mendung gelap menggantung di atas perumahan Kahuripan Nirwana Village.

Sesaat kemudian, turun hujan lebat disertai petir. Hanya berselang beberapa menit saja, angin puting beliung mulai datang menggoyang pohon dan atap rumah-rumah.

Tidak hanya menumbangkan pepohonan, angin itu juga merusak sebagian bangunan hotel yang berada di kawasan perumahan tersebut.

Ketua RT perumahan Kahuripan Nirwana Blok BA X No.08, Soesetyoko, menyatakan terjangan puting beliung berlangsung 10 menit.

Dalam waktu sekejap itu pula, ia menyaksikan pohon besar tumbang dan puing-puing bangunan rumah warga yang beterbangan.

“Anginnya kurang lebih 10 menit. Tapi sudah cukup memporak-porandakan rumah warga. Bahkan pohon besar di depan rumah saya ikut tumbang,” tutupnya.

Jurnalis: Abdi

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!