Lumbung Berita
NEWS TICKER

12 Guru Kimia MGPM Sampang ikuti LKPD Eksperimen Secara Daring

Sabtu, 30 Oktober 2021 | 2:32 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Sebanyak 12 guru kimia yang tergabung MGPM Kimia Kabupaten Sampang, telah mengikuti pelatihan pengembangan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) eksperimen secara daring.

Pelatihan ini berlangsung selama periode Juli-Agustus 2021 dengan dibagi menjadi 3 kegiatan. Kegiatan pertama (Juli 2021) dilakukan secara daring melalui zoom meeting.

Kegiatan pertama ini diawali dengan penyampaian informasi komponen LKPD eksperimen sederhana oleh Bertha Yonata, M.Pd. Setelah itu dilanjut dengan diskusi interaktif dengan pendampingan Dr. Utiya Azizah, Dr Mitarlis, dan Dr Ismono.

Kegiatan tahap kedua adalah diskusi secara asynchronous melalui grup WhatsApp. Segala permasalahan guru peserta pelatihan sekaligus solusinya disampaikan melalui percakapan WhatsApp.

Pada kegiatan ketiga yaitu pertemuan daring (21 Agustus 2021) berisikan diskusi dengan peserta pelatihan terkait LKPD hasil pengembangan individu. Diskusi ini melahirkan saran-saran yang membangun.

Beberapa isi saran adalah terkait penyusunan fenomena berdasarkan pengalaman peserta didik. Kemudian alat bahan dapat menggunakan barang-barang di sekitar, misalnya vitamin C, larutan isotonik, kunyit, gelas, baterai, piring, gelas takar, dan isi pensil.

Baca Juga : klik disini  Tanggap Bencana, Warga Ucapkan Terima Kasih Pemdes Karangjati

“Kami (MGMP Kimia Kabupaten Sampang) memberikan apresiasi tinggi kepada tim, dengan adanya kesempatan bagi guru-guru kimia Kabupaten Sampang untuk menimba ilmu secara gratis” ujar pengurus MGMP Kimia Kabupaten Sampang, Sri Oktavia Setyaninhsih, S.Pd, Sabtu (30/10/2021).

Ia menjelaskan keadaan pandemi menyebabkan pembelajaran tatap muka dilaksanakan secara daring dengan fokus pada teori. Otomatis aktivitas laboratorium kimia yang menjadi nyawa dalam pembelajaran kimia akan terhambat.

“Untuk tetap dapat mencapai kompetensi dasar kimia yang tercantum dalam kurikulum, sangat dibutuhkan kegiatan praktikum. Maka peserta didik dapat melakukan sendiri di rumah dengan syarat tidak membahayakan,” jelasnya.

Aktivitas praktikum mandiri itu, lanjutnya, juga harus dipandu dengan lembar kerja peserta didik yang sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi. Untuk itu lah pelatihan ini mencoba menjawab segala permasalahan tersebut.

“Ada juga beberapa guru yang belum memiliki pengalaman menyusun sendiri LKPD Kimia. Maka itulah kegiatan pelatihan ini banyak memberikan manfaat, terutama pada penyusunan LKPD eksperimen sederhana,” paparnya.

Eksperimen sederhana, sambungnya, mempunyai peranan penting dalam pembelajaran Kimia. Karena menurutnya, pembelajaran kimia tidak mungkin mengesampingkan aktivitas laboratorium.

Baca Juga : klik disini  Dengar Aspirasi Petani Pasuruan, DPR RI Kunker di Wonorejo

Namun di sisi lain, ia mengakui sulit juga melaksanakan pembelajaran di laboratorium. Penyebabnya, karena pandemi atau keterbatasan alat-bahan di sekolah untuk praktikum kimia.

“Harapan dari kegiatan ini adalah terasahnya kemampuan guru dalam mengembangkan LKPD kimia eksperimen sederhana, terutama di masa pandemi dimana pembelajaran kimia di lingkungan sekolah menjadi terbatas,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pelatihan ini didampingi 4 (empat) Dosen Jurusan Kimia Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

Jurnalis : In-Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!