Lumbung Berita
NEWS TICKER

Ada Apa Dengan PNPM Kecamatan Purwosari

Jumat, 1 Oktober 2021 | 9:11 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 
Pasuruan_Lumbung Berita.
 
Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan diduga banyak kejanggalan dan tanda tanya besar dalam pengelolaan, dan pembagian uang support bagi Desa atau Kepala Desa.
 
Uang support..?
 
Salah satu program pemerintah yang bertujuan untuk pengentasan kemiskinan masyarakat, dan pemberdayaan masyarakat ternyata hanya slogan belaka bagi masyarakat itu sendiri.
 
Pasalnya, masyarakat pedesaan saat ini masih saja harus berjibaku dengan Bank atau Koperasi Mekar yang berada diwilayahnya. Terus PNPM untuk siapa..? Tanya sebagian masyarakat Kecamatan Purwosari.
 
Yang paling miris lagi, Asosiasi Kepala Desa (AKD) di buat bingung dengan pengelolaan PNPM pada tahun 2017-2018. Diduga kurangnya transparan pengelolaan dan ketua AKD pada tahun itu membuat beberapa Kepala Desa (Kades) dan Lurah kebingungan.
 
Bergulirnya waktu ada titik temu tentang pengelolaan PNPM pada saat Ketua AKD berganti ke H Atim Salim SH, Kades Sengon Agung. 
 
Mediasi tertutup pun terjadi tanpa diketahui awak media antara Ketua AKD bersama beberapa Kades dan pengelolah PNPM Kecamatan Purwosari. 
 
Menurut Ketua AKD, H. Atim Salim, pada pertemuan pertama belum ada mufakat, tentang dana support untuk Desa atau Kades, hingga pertemuan diadakan untuk yang kedua kalinya.
 
“Masak kita yang nyupport hanya mau di kasih yang gak berimbang. Terus terang saya bingung dengan pengelolaan PNPM ini,” Kata Kades yang akrab dengan awak media saat ditemui diruangannya. Senin (08/06/2020).
 
Kebingungan AKD bukan karena tidak alasan. Pasalnya, dana masuk di PNPM saat ini mencapai kalau tidak salah 7 milyard.
 
Awak Media Lumbung Berita juga terkejut mendengar penjelasan Ketua AKD tentang uang support dibagi rata, yaitu Kades yang baru menjabat dan yang sudah tidak menjabat sama-sama mendapat uang support.
 
“Bahkan Desa yang tidak bergerak PNPM nya juga kami kasih uangnya di tahun ini. Biar sama-sama merasakan uang support,” Jelas H. Atim Salim SH.
 
Sementara itu Ketua BKAD Kecamatan Purwosari, Sholeh, membenarkan dengan penyerahan  uang support kepada AKD, yang di wakili H. Atim Salim SH dengan disaksikan beberapa Kades lainnya di balai Desa Sengon Agung.
 
Menurut Ketua BKAD, uang support sudah diberikan berarti sudah bukan urusan pengelolah PNPM lagi. 
 
“Kami berikan 15 persen plus surplus kepada AKD. Tanda bukti pemberian ada di kami,” Kata Sholeh.
 
Lain halnya dengan AD, salah satu warga Kecamatan Purwosari, menyayangkan dengan adanya kabar uang support untuk Desa atau Kades.
 
Menurutnya, nantinya Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) nya gimana. Ini kan uang untuk mengentas kemiskinan dan mensejahterakan masyarakat.
 
“Kan aneh mas, Kades yang tidak menjabat bisa dapat uang support. Ada apa ya..?.” Ungkap heran AD.
 
Saya akan coba tanya kepada anggota dewan yang membidangi masalah ini mas,”  Tutupnya.
 
Perlu diketahui, tujuan adanya PNPM untuk mengentas kemiskinan dan mensejahterakan masyakarat, juga untuk memberi kesempatan kerja masyarakat miskin secara mandiri.
 
(Bersambung).
 
 
Jurnalis  : Lum – Red
Penerbit : Redaksi.

Baca Juga : klik disini  Awas, Krimer Kedaluwarsa Beredar di Pasuruan

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!