Lumbung Berita
NEWS TICKER

Agus Beberkan Aliran Dana: Masuk ke Amar dan Kantong Pribadi Saya

Selasa, 4 April 2023 | 4:13 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Sidoarjo_Lumbung-berita.com
Usai menegaskan tak akan lari dari tanggung jawab, tertuduh aktor utama penipuan lowongan pekerjaan, Agustinus Dwi Atmaja juga buka suara terkait aliran dana.

Ditemui di salah satu Kedai di jantung kota Sidoarjo, Sabtu malam (1/4/2023), pria berpawakan tinggi besar itu mengungkapkan seluruh dana dari pelamar kerja tak ada yang masuk ke CV Zavier Sumber Rejeki.

Tak hanya itu, dana yang diperkirakan ratusan juta itu juga tak ada yang masuk ke Sandy. Sebagian masuk kantong pribadinya. Sebagian lagi, diambil Amar (mantan staf CV Zavier).

“Sama sekali tak ada sangkut pautnya dengan CV Zavier maupun Mas Sandy. Uang itu murni saya pakai untuk kepentingan pribadi,” paparnya.

Ia sedikit bercerita awal mula ia terjun ke bisnis percaloan pekerja tersebut. Semester awal 2022 ia datang ke Jatim untuk memulai kerja di perusahaan spon di Kabupaten Pasuruan.

Melihat praktik percaloan menjamur di Jatim, ia pun tergoda. Ia mulai menjajaki profesi tersebut. Beberapa kali para pelamar yang mendaftar berhasil ia salurkan.

“Maksud saya buat tambahan pemasukan. Karena saya lihat, banyak sekali percaloan di Jatim ini,” terang pria berumur 34 tahun itu.

Baca Juga : klik disini 👇  Urusan Perut, Ratusan LC bersama NGO Datangi DPRD Kabupaten Pasuruan

Beberapa kali berhasil, ia mulai menyeriusi. Pria beralamat di Gunung Kidul, Yogyakarta ini berkenalan dengan Amar, salah satu staf CV Zavier Sumber Rejeki. Dari Amar inilah, ia diarahkan untuk merekrut calon pekerja sebanyak mungkin.

Melihat jumlah uang dari para pelamar yang terus menumpuk, membuatnya terlena. Selembar demi selembar ia ambil untuk keperluan hidup.

Lama kelamaan, uang yang ia nikmati makin banyak. Ditambah lagi, beberapa kali setoran ke Amar juga tak jelas juntrungnya. Rupanya Amar juga bermain. Uang itu diembat Amar tanpa disetorkan ke CV Zavier.

“Sebagian sudah dibawa lari sama Amar. Padahal semua bukti pembayaran itu, saya yang tanda tangan,” ungkapnya.

Dalam kesempatan lain, Lumbung Berita pernah mendapati bukti pembayaran yang dipegang oleh pelamar. Dalam kuitansi itu, terdapat tanda tangan Agus lengkap dengan stempel CV Zavier Sumber Rejeki.

Fakta ini tak ditampik oleh Agus. Ia membeberkan, stempel itu asli. Berkat Amar, ia bisa leluasa memainkan stempel perusahaan. Semua ia lakukan ketika pemilik CV Zavier tidak berada di tempat.

“Saya klarifikasi juga, saat terjadi peristiwa ini, pemilik Zavier maupun perwakilannya, yakni Pak Agung, sama sekali tidak tahu. Karena tidak berada di kantor sama sekali. Yang dipercaya adalah Amar,” bebernya.

Baca Juga : klik disini 👇  Berkat Sampah, Randupitu Kembali Tuai Penghargaan

Ia juga menegaskan, dirinya tak bermain calo ataupun berhubungan dengan CV lain. Selama ini ia hanya mencatut CV Zavier. Seluruh tanggungan yang menjadi tanggung jawabnya adalah para pelamar via Sandy.

“Tanggungan saya yang (mendaftar) lewat Mas Sandy. Karena Saya tidak pernah main (calo) lewat CV lain, selain CV Zavier. Kalau ada yang saya masukkan tanpa CV, itu murni saya bawa sendiri dan pelamarnya benar-benar masuk (kerja),”

Selepas membuat surat pernyataan, ia mengaku masih tak tenang. Kehidupannya dihantui rasa was-was dan bersalah. Rumah tangganya pun sampai ikut bubar.

“Terus terang, saya kapok dan menyesal. Saya waktu itu benar-benar khilaf. Kahidupan saya benar-benar hancur. Sekarang saya kerja benar buat mengembalikan uang para pelamar,” sesalnya.

Pengakuan ini pun ditanggapi dingin oleh perwakilan CV Zavier Sumber Rejeki, Agung. Ia mewanti-wanti Agus untuk tidak bermain-main lagi. Karena imbasnya, nama perusahaannya makin tercemar.

“Kalau dia serius berubah, ya harus dibuktikan. Jangan cuma ngomong sudah kerja benar, tapi di luar sana, jangan-jangan masih main percaloan kayak gini,” geramnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Bermain di Sungai, Excel Tewas di Sungai Kalianyar Babatan Purwosari

Agung mengaku sangat geram dengan sepak terjang Agus. Saking muntabnya, ia melacak sendiri keberadaan Agus. Usai terlacak, ia menyuruh Agus datang ke Sidoarjo untuk mengklarifikasi masalah tersebut.

“Siapa yang enggak ‘mangkel’. Dia yang berbuat, eh malah CV Zavier yang ikut-ikutan dituduh. Makanya saya paksa dia hadir untuk klarifikasi semuanya,” ucapnya.

Untuk kedepannya, pria berusia 40 tahun itu menyerahkan sepenuhnya kepada para korban, mau menunggu pelunasan atau melanjutkan ke meja hijau.

“Kalau (korban) mau menunggu dicicil, silakan. Kalau mau dilanjut ke ranah hukum, ya monggo. Kami terbuka dan tentunya siap memberi keterangan yang diperlukan di depan aparat penegak hukum,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, puluhan calon pekerja tertipu dengan calo lowongan kerja yang ditawarkan oleh Agus dengan mencatut CV Zavier Sumber Rejeki.

Rerata para korban menyetorkan uang 2,5-4 juta rupiah agar diterima kerja. Nahasnya, pekerjaan yang mereka inginkan harus kandas. Uang mereka pun juga lenyap tak jelas.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!