Lumbung Berita
NEWS TICKER

Akibat Rem Blong, Tronton Masuk Parit dan Tabrak Pohon

Senin, 30 November 2020 | 5:48 am
Reporter: Indra
Posted by: Redaksi

Pasuruan, Lumbung-berita.com
Ketenangan dan beruntung. Dua unsur itu agaknya yang dirasakan Heri (53 Th) warga Tulangan, Sidoarjo. Heri tetap tenang ketika tronton wingbox-nya mengalami rem blong di Desa Sumberrejo, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Senin sekira pukul 07.45 WIB (30/11/2020).

Menurut Heri, saat berangkat dari garasi di Pandaan menuju arah Surabaya, kondisi kendaraannya mulanya baik-baik saja. Petaka mulai muncul ketika sampai di simpang empat Wunut, sekitar 200 meter dari lokasi kejadian.

Di jalur black spot yang menurun tersebut, rem tronton bernopol L 8466 UX itu mulai tidak berfungsi. Tronton bermuatan air mineral dalam botol tersebut tetap melaju meski ia berusaha mengerem sekuat tenaga.

“Mulai simpang empat Wunut rem saya tidak berfungsi. Sudah saya coba injak rem beberapa kali, tapi tetap saja melaju,” tuturnya.

Kondisi semakin pelik ketika ia melihat di depan pabrik kemasan plastik sedang ramai keluar-masuk karyawan. Arus lalu lintas pun mulai padat merayap.

Tak ingin jatuh korban banyak, ia kemudian memutuskan banting setir ke kiri dan memasukkan tronton ke parit. Tronton baru benar-benar berhenti setelah menabrak pohon Sono Kembang.

Baca Juga : klik disini  Jajaran Polsek Beji-Polres Pasuruan Mengucapkan "Selamat Tahun Baru 2021"

“Kalau saya tetap melaju lurus, jelas fatal. Pasti banyak korban. Saya akhirnya putuskan banting setir ke kiri. Saya masukkan parit. Beruntung akhirnya bisa berhenti setelah menabrak pohon,” jelasnya.

Akibat kecelakaan ini, tronton mengalami ringsek yang cukup parah. Sebagian pagar PT Pabrik Kasrie Tekstil juga roboh akibat terkena bodi tronton.

“Kecelakaan tunggal akibat rem blong. Beruntung sopir memilih membanting setir ke kiri dan memasukkan kendaraan ke parit,” terang Anggota Unit Lantas Polsek Pandaan, Bripka Heru Susanto.

Bripka Heru mengatakan, penyebab kecelakaan ini terjadi, salah satunya karena sopir kurang mengecek kendaraannya sebelum berangkat.

“Saya tadi sempat tanya kondisi kendaraannya sebelum berangkat. Sopirnya menjawab enggak perlu dicek, karena trontonnya baik-baik saja,” ungkapnya.

Sampai berita ini ditulis, kendaraan belum dievakuasi. Petugas masih menunggu kendaraan tronton lainnya untuk memindahkan muatan sebelum tronton diderek, (indra).

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!