Lumbung Berita
NEWS TICKER

Alihkan Kontrak Jual Beli Pupuk Bersubsidi, PPL dan Carik Desa Sumberbendo Diduga “Masuk Angin”

Selasa, 23 Januari 2024 | 2:12 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Probolinggo_Lumbung-berita.com Turunnya pengadaan pupuk bersubsidi dari pemerintah disambut antusias oleh para petani, khususnya di wilayah pedesaan yang sebagian masyarakatnya didominasi pekerja sebagai petani.

Bukan hanya warga yang menantikan adanya pupuk bersubsidi, Kelompok Tani (Poktan) atau pemilik kios yang memperjualbelikan pupuk bersubsidi itu juga berebut melalui pengajuan sesuai kebutuhan kelompoknya masing – masing, melalui pendataan oleh petugas Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL).

Kabar adanya penambahan anggaran pupuk bersubsidi sebesar Rp 14 triliun yang disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa pekan lalu, juga memberikan angin segar bagi petani dan Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) itu sendiri.

Meskipun demikian, ketersediaan pupuk subsidi ditingkat desa tidak semulus program yang diharapkan Presiden Jokowi, agar lebih mempermudah dalam menyalurkan pupuk dengan harga bersubsidi kepada masyarakat, seperti pengadaan pupuk di Desa Sumberbendo, Kecamatan Sumberasih Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.

Pasalnya, menurut informasi yang dihimpun media ini, tanpa bukti dan alasan yang jelas, pupuk subsidi yang seharusnya menjadi jatah kelompok tani Desa Sumberbendo, kios milik Bunarjo dan Ani, ini tiba – tiba dialihkan ke kios milik Holili, yang berada di Desa Banjarsari.

“Kami merasa diputus secara sepihak, tanpa adanya bukti atau alasan yang jelas dari PPL,” ungkap Bunarjo dengan nada kecewa saat dikonfirmasi media ini, Selasa (23/01/2024).

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Bunarjo juga sudah beberapa kali mendatangi kantor PPL wilayah setempat, namun pihak yang berkaitan dalam hal ini Yahya, sulit untuk ditemui.

“Kami sudah sering mendatangi kantor PPL untuk menanyakan permasalahan ini, namun Pak Yahya, sulit untuk ditemui,” ucapnya.

Warga, Poktan Desa Sumberbendo, sempat menyerbu kios milik Bunarjo dan Ani, dengan tujuan membeli kebutuhan bertaninya, yakni pupuk subsidi. “Kalau bisa jangan belok – belok, jangan pindah – pindah biar Deket,” ujar salah satu warga.

Pengalihan kontrak dalam memperjualbelikan pupuk bersubsidi, yang asal mula dari kios milik Bunarjo dan Ani, ke kios milik Holili, ini diduga ada keterlibatan oknum PPL dan Sekdes Sumberbendo, yang disinyalir sudah ada kong kalikong dengan Holili.

Dugaan adanya kong kalikong tentang pengalihan kontrak pada jual beli pupuk subsidi tersebut menguat setelah adanya informasi bahwasanya jatah pupuk subsidi warga Desa Sumberbendo, sempat ditimbun dekat rumah Sekretaris Desa (Sekdes) setempat, selama kurang lebih satu minggu.

Bunarjo dan Ani, sempat menanyakan adanya penimbunan pupuk bersubsidi di rumah Sekdes tersebut, “Saya sempat tanya punya siapa pupuk itu, tapi bilangnya gak tau, milik orang,” katanya.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Berkaitan dengan hal tersebut, sejumlah awak media mendatangi kantor Desa Sumberbendo, untuk mengkonfirmasi terkait dengan permasalahan pengalihan kios serta adanya penimbunan pupuk di rumah Sekdes.

Saat dikonfirmasi di kantornya, Sekdes yang didampingi oleh Kepala Desa Sumberbendo, mengatakan bahwa pupuk tersebut milik Holili, dan selanjutnya dbawah ke kios Holili.

“Itu kepunyaan Holili, dan sudah dikirim ke rumahnya Holili,” jelas Sekdes kepada sejumlah awak media.

Terkait dengan persoalan pengalihan kontrak jual beli pupuk bersubsidi, pihaknya meminta untuk langsung ke yang bersangkutan, “Sampean langsung aja ke yang bersangkutan (Holili), ujarnya.

Disisi lain, Kepala Desa Sumberbendo, berharap yang terbaik buat warganya, dengan harapan agar supaya jatah pupuk desa Sumberbendo, dikelolah sendiri di desa setempat.

“Kalau saya menginginkan yang terbaik dan kalau bisa dipasarkan di kios sini, biar warga gk jauh jauh ke desa sebelah,” tutur kades termuda itu.

Tak puas dengan jawaban Sekdes, lantas tim media ini mendatangi kantor PPL untuk malakukan konfirmasi, namun Yahya maupun kepala PPL tidak ada ditempat.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

“Maaf mas pak Yahya ada diluar, dan kepalanya juga lagi rapat,” kata salah satu petugas kantor PPL.

Jurnalis : Sam.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!