Lumbung Berita
NEWS TICKER

Anggaran Capai Miliaran, Aktivis Pasuruan Pertanyakan Proyek Arjuna Agro Techno Park Milik Pemkab

Kamis, 4 April 2024 | 3:09 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Proyek Arjuna Agro Techno Park (AATP) di Dusun Kucur, Kecamatan Purwosari di pertanyakan aktivis Pasuruan. Pasalnya, proyek milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan di nilai amburadul, Rabu (03/04/2024).

Pemerintah Kabupaten Pasuruan akan memiliki wisata yang di anggarkan miliaran rupiah. Bertempat di lahan exs (bekas) Dinas Peternakan, kini, lahan tersebut di alih fungsi milik Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan.

Melihat lokasi bakal wisata sangat strategis dengan cuaca sejuk udara pegunungan. Namun oleh aktivis, proyek tersebut di anggap kurang bagus alias amburadul.

Sugito, aktivis asal Pasuruan ini merasa heran melihat pembangunan wisata yang menurutnya carut marut. Saluran air (Drainase) harusnya di utamakan di sisi barat wisata, agar air tidak melimpah dan meluber ke dalam wisata Arjuna Agro Techno Park.

Akibatnya pas hujan datang, kata sapaan Kung Gito, air meluber dan menghanyutkan beberapa material yang di dalam proyek milyaran rupiah tersebut. “Ada 2 item penting harus di perhatikan. Satu soal kajian, dasar kajian karena ada sisi pemanfaatan,” kata Kung Gito.

Selain sisi kemanfaatan, ungkap aktivis asal bangil, juga letak lokasi di kaki gunung arjuno, dimana tempat itu saat kita lihat di lokasi berpotensi longsor dan diduga Pemkab terlalu abai dengan keselamatan.

Baca Juga : klik disini 👇  FPK Gelar Halal Bihalal, Ki Bagong Berharap Regenerasi Ketua

“Karena kita lihat bangunan tidak dilengkapi penyanggah tembok penahan tanah yang kuat. Sedangkan debit air di sisi barat mengalir deras saat turun hujan. Kita lihat tadi bekas krikil dan tanah terhanyut dan lokasi gak Sefti,” ucap pria berperawakan kalem.

Anggaran APBD dan DAK yang fantastis hampir mencapai hampir 16 miliar dan bangunan menurut kami kurang bagus dari kelayakan. Prediksi bangunan kayak gini gak bertahan lama. Kami akan melanjutkan investigasi berapa kerugian negara dengan adanya proyek Arjuna Agro Techno Park ini,” tutup Kung Gito.

Bahkan, lanjut pria murah senyum ini, lokasi yang jauh dari permukiman berakibat rawan pencurian. Pasalnya, di lokasi Arjuna Agro Techno Park belum di lengkapi listrik.

Dengar-dengar barang di lokasi pernah kemalingan, itu efek belum ada penerangan/listrik, sangat rawan dan harus di kaji ulang,” jelasnya.

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) Destinasi Dinas Pariwisata Kabupaten Pasuruan, Santo, saat di konfirmasi melalui nomor pesan singkat WhatsApp
menyanggah, Kalau proyek Arjuna Agro Techno Park diduga kurang bagus.

Baca Juga : klik disini 👇  FPK Gelar Halal Bihalal, Ki Bagong Berharap Regenerasi Ketua

“Insya Allah mboten mas (Insya Allah tidak mas), dan sudah diaudit oleh BPK maret kmrn. Kalau drainase-drainase memang kurang karena memang anggaran terbatas. Karena tahun 2024 ini ada pekerjaan lanjutan, termasuk kami benahi landscape dan perindangnya dan juga penambahan drainasenya,” ujar Kabid Destinasi Dinas Pariwisata.

Sekedar diketahui, wisata Arjuno Agro Techno Park (AATP) luas lahan 20 hektar dengan ketinggian 700 meter di atas permukaan laut. Proyek dimulai pada 2021. (Bersambung)

Jurnalis : Lum-Tim.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!