Lumbung Berita
NEWS TICKER

Antisipasi Banjir, Sungai di Kejapanan Gempol Dinormalisasi

Rabu, 31 Mei 2023 | 8:57 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-Berita.com
Kerap jadi langganan banjir membuat sungai di Dusun Melikan, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan dinormalisasi, Rabu (31/5/2023).

Satu ekskavator mini dan satu truk disiapkan mulai pagi tadi. Endapan lumpur di saluran tersebut dikeruk. Sampah-sampah yang membuat dangkal ikut diangkut.

Sejatinya, sungai yang termasuk dalam jaringan irigasi Sungai Bekacak ini pernah dinormalisasi. Yakni pada empat tahun lalu. Saat itu normalisasi dilakukan menggunakan alat manual.

Namun hanya berselang 4 tahun, endapan di dasar sungai kembali menebal. Jarak antara dasar dengan bibir sungai tersisa sekitar 50 cm saja. Ekskavator sampai mengeruk sedalam 1 meter.

Pendangkalan inilah yang kerap membuat banjir di musim penghujan. Bahkan, air bisa meluber sampai setinggi betis orang dewasa.

“Kalau hujan di sini hampir pasti banjir. Meski tak lama, tapi air masuk ke rumah-rumah warga. Ketinggiannya mencapai betis,” terang salah satu warga Kejapanan, Hadi.

Hadi menjelaskan, banyaknya keluhan warga membuat Forum Pengurangan Risiko Bencana (FPRB) Kecamatan Gempol bergerak.

Setelah melakukan assesmen pada musim penghujan tahun lalu, akhirnya hari ini normalisasi dapat dilakukan.

Baca Juga : klik disini 👇  Pengamanan Sidang Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, ini Kata Kasi Propam Polres Pasuruan

“Kebetulan Pembina FPRB Kecamatan Gempol adalah Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Samsul Hidayat. Jadi bisa cepat terespons,” lanjutnya.

Sementara itu, ditemui di lokasi, Samsul Hidayat menjelaskan, “bersih-bersih” sungai ini demi mewujudkan Gempol bebas banjir pada 2024.

“Ini bagian dari rencana besar kami. Yakni bebas banjir di 2024. Dimulai dari (normalisasi) di Desa Gempol, terus lanjut pada hari ini,” terangnya.

Rencana itu, menurutnya, tak main-main. Sebagai bentuk pencegahan, kedepannya pihaknya sudah memiliki gambaran akan membangun sudetan.

“Kita lagi koordinasi membuat Sudetan. Saluran baru menuju Sungai Balun. Jadi, untuk mengurangi debit air di sini sebagian akan disalurkan ke arah Balun,” tutupnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!