Lumbung Berita
NEWS TICKER

Awal Tahun, Harga Cabai Rawit Turun, Minyak Goreng Tetap Tinggi

Kamis, 13 Januari 2022 | 9:04 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Usai momen Natal dan Tahun Baru, beberapa kebutuhan pangan mengalami penurunan. Tercatat yang paling kentara adalah cabai rawit. Sempat menginjak Rp100 ribuan, kini cabai turun sampai Rp35 ribu perkilo.

“Cabai rawit naik saat nataru. Naik tinggi. Setelah akhir tahun, harga normal. Alias turun drastis. Barangnya tidak langka. Lancar,” ujar Kepala Pasar Pandaan Sugiman Budi Santoso ketika ditemui di kantornya, Kamis (13/01/2022).

Penurunan yang signifikan ini tak ayal membuat beberapa pedagang mengeluh. Sebagai petugas pasar, lanjutnya, ia memberikan pemahaman kepada pedagang agar tidak patah semangat.

“Disitu saya kadang memberi pengertian kepada pedagang bahwa harga juga tergantung petani. Kalau petani kesulitan, semisal karena cuaca, otomatis harga mengikuti naik,” terangnya.

Penurunan cabai ini tak diikuti oleh minyak goreng. Sampai sekarang, harga minyak goreng tetap tinggi. Dikisaran Rp40 ribu untuk kemasan 2 liter. Minyak goreng curah setali tiga uang. Tetap tinggi tanpa ada tanda-tanda penurunan.

Meski demikian, mantan Kepala Pasar Bangil ini memastikan stok minyak goreng aman dan lancar. Baik yang bermerek maupun curah.

Baca Juga : klik disini  Terjaring Operasi Yustisi, Sebagian Pelanggar Adu Mulut dengan Petugas

“Sampai saat ini harga minyak goreng masih tinggi. Minyak goreng per dua kilo yang merek biasa masih diharga Rp40 an ribu. Selisih sedikit dengan yang bermerek terkenal. Tapi stok lancar, tak ada kelangkaan barang,” tukasnya.

Turunnya harga cabai tentu disambut semringah oleh pedagang nasi. Ika, salah satu pedagang ayam geprek di Pandaan, mengaku tak segan-segan lagi memberi ekstra sambal kepada pelanggannya.

“Kalau kemarin-kemarin agak ngirit sambal. Soalnya mahal. Sekarang kalau turun gini, jadi enggak ngirit-ngirit lagi. Apalagi warung saya kan geprek. Kalau enggak pedas, ya enggak dipilih pembeli,” pungkasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!