Lumbung Berita
NEWS TICKER

Banner Bertuliskan “Berbulan-bulan Kepala Desa Tidak Ngantor” Hiasi Desa Cendono

Selasa, 22 September 2020 | 9:21 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

 

Pasuruan – Lumbung-berita.com
Pengguna jalan di Desa Cendono dikejutkan dengan adanya beberapa banner yang bertuliskan. “Berbulan-bulan Kepala Desa Tidak Pernah Ngantor Urusan Rakyat Jadi Molor” berjajar di sebelah balai Desa Cendono, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa (22/0920).

Informasi media Lumbung-berita.com dilapangan, bahwa banner yang terpampang adalah sebuah  isi dari aspirasi masyarakat yang merasa kecewa,  Benner berukuran 1×2 dan 1×3.

Tulisan banner tersebut antara lain. ‘Wahai Bapak Kepala Desa Cendono Kemana Dikau, Dikau Tidak Pernah Ada Di Kantor Desa’. Kas Jalan, Air Bersih, ‘Pertambangan Batu Tolong Di Perjelas’. APBDes Untuk Rakyat Bukan Untuk Memperkaya Diri’.

Sementara itu Sekertaris Desa Cendono, Holik, menjelaskan kepada awak media di balai desa mengatakan, kalau masalah kata – kata yang terpasang di banner itu semua tidak benar.

“Hoax itu mas, Pak Kades sering ngantor. Kapan hari udah ditemui warga tersebut,” Kata pria asal Bangil.

Masih menurut Holik, kalau Kades saat ini masih mengerjakan sertifikat PTSL di rumahnya, karena leter C atau riwayat tanah sangat sulit.

Baca Juga : klik disini  Gus Mujib di Dampingi Rudi Hartono Resmikan Mushollah serta Bagi-bagi Sovenir Buku

“Masyarakat meminta pak Kades untuk datang ke kantornya. Tapi beliau sibuk karena ngurus PTSL,” Jelasnya saat ditemui dibalai Desa Cendono.

Sementara itu Kepala Desa (Kades) Cendono  Sanari, saat ditemui dirumahnya mengatakan soal banner menyikapi dengan biasa. Pasalnya, masyarakat yang menanyakan kejelasan soal permasalahan sudah ditemui beberapa hari yang lalu.

“Tidak benar soal saya tidak ngantor itu mas, beberapa hari yang lalu kami juga ada kegiatan Musrengbang di balai desa,” Kata Kades.

Kades juga menyampaikan kalau dirinya juga perna ditanya Camat Purwosari soal informasi, kalau dirinya jarang ngantor.

“Dulu juga ada yang laporan ke Pak Camat kalau saya jarang ngantor. Ya saya jelaskan permasalahan itu kalau informasi tersebut tidak benar,” Ungkap Kades Cendono.

Permasalahan bermula dari permintaan beberapa masyarakat soal Pendapatan Asli Desa, dana masuk dari jalan, yang dilewati truck dari tambang di Desa Cendono,  Makam Puncak Nirwana, Taman Safari, Air Bersih.

“Mereka tanya masalah uang kas dari tambang, dan per-truck 5000 . Saya sudah menemui dua kali masyarakat di kantor desa soal masalah ini.” Tutup Sanari.

Baca Juga : klik disini  Kapolres Pasuruan bersama Kabaintelkam Polri Giat Vaksinasi dan Zoom Meeting di Kebun Raya Purwodadi

Ditempat terpisah, awak media menemui salah satu warga, Atim, ia menceritakan saat ke kantor desa untuk mengklarifikasi terkait dengan uang kas yang masuk ke desa, Kades tidak memberikan penjelasan sama sekali terkait hal itu.

Pertemuan terakhir 13 Juli 2020

“Ya mulai dari DD, Air bersih, Tambang, Puncak Nirwana dan Taman Safari serta lainnya, namun tidak ditemui sama sekali,” Katanya.

Menurutnya, mulai 13 Juli hingga sekarang dirinya tidak ketemu Kades sama sekali. “Sabtu kemarin saya ke kantor desa saat ada pembagian BLT tapi pak Kades langsung tidak ada, dan motornya saja yang ditinggal di kantor desa,” Pungkas pria yang hoby pakai topy ke awak media.

Banyak permasalahan di desa kami ini mas. Semoga ada respon dari dinas terkait masalah desa kami.” Tutupnya.

Intinya dari permasalahan diatas, masyarakat menginginkan Keterbukaan Informasi Publik (KIP), antara lain soal Dana Desa (DD), dana dari tambang, Taman Safari dan Puncak Nirwana serta lainnya.

Jurnalis : Doel – Lum
Penerbit : Redaksi.

Baca Juga : klik disini  Bak Petir Di Siang Bolong, Bengkel Servis Mesin Rokok Di Lalap Si jago Merah

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!