Lumbung Berita
NEWS TICKER

Banpres Melalui Bank Mekar di Keluhkan Warga Grati

Kamis, 26 November 2020 | 7:38 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Bantuan Presiden Usaha Mikro ( BPUM) untuk pengusaha kecil terdampak Covid-19 rupanya mendapat banyak keluhan. Ambil contoh saat awak media mendatangi penerima bantuan di Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Kamis (26/11/2020).

Masyarakat mengeluh karena PNM Mekar yang ditunjuk oleh Kemenkop sebagai lembaga pengusul mewajibkan penerima bantuan menyetor Rp 200-400 ribu sebagai tabungan.

“Kita diharuskan nabung untuk angsuran bulan Desember padahal bantuan ini kan mau kita buat modal usaha,” terang perempuan yang enggan disebutkan namanya itu.

Ia juga merasa keberatan ketika petugas PNM Mekar memerintahkan pengambilan bantuan di ATM sesuai wilayah cabang.

Tak hanya itu, saat di ATM wilayah cabang pun, ia masih diharuskan menuju mesin ATM yang dijaga oleh petugas.

“Saat ambil uang di ATM juga di arahkan per cabang. Saat di wilayah cabang juga begitu. Meskipun tempat ATM lainnya kosong, tetap tidak boleh dan harus menuju ATM yang ada petugas penagihan. Oalah dapat bantuan kok ribet banget,” paparnya.

Saat di konfirmasi melalui telfon, Kepala PNM Mekaar area Grati dan Nguling, Riska, menjelaskan, syarat penerima Banpres adalah wajib menyelesaikan tunggakan.

Baca Juga : klik disini  APK Giat Dirusak, Sahabat Hulk Lapor Bawaslu

“Kalau untuk BanPres nya tidak ada titipan atau tabungan, tapi untuk persyaratan penerima BanPres itu nasabahnya harus menyelesaikan tunggakan nya di PNM Mekaar,” tuturnya.

Riska juga membenarkan bila nasabah diarahkan menuju ATM yang dijaga oleh petugas.

“Kalau masalah pengarahan, yang kita arahkan itu mungkin karena nasabah yang punya tunggakan,” tutupnya.

Perlu diketahui, hingga berita ini terbit, awak media belum bisa menemui pihak terkait soal pernyataan kepala area PNM Mekar dikarenakan padatnya kegiatan. (Bersambung)

Jurnalis : Samsul A – Zend
Penerbit : Redaksi.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!