Lumbung Berita
NEWS TICKER

Bantah Terlibat Penipuan Calon Pekerja, Begini Tanggapan CV Zavier

Rabu, 22 Maret 2023 | 10:36 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Sidoarjo_Lumbung-berita.com
Puluhan calon pekerja asal Pasuruan mengaku tertipu dengan lowongan pekerjaan dari CV Zavier Sumber Rejeki. Mereka ramai-ramai menyetor sejumlah uang kepada Agus, pria yang disebut-sebut sebagai orang CV Zavier.

Lalu, bagaimana tanggapan dari CV Zavier sendiri? Awak media berhasil bertemu perwakilan CV Zavier pada Sabtu lalu (18/3/2023). Lumbung Berita bersama rekan media lain ditemui oleh Agung dan Sandi di sebuah kedai di Sidoarjo.

Lewat Agung, ia menjelaskan, bahwa perusahaan alih daya (outsourching) milik istrinya tersebut tak pernah merekrut dan menjadikan Agus sebagai karyawan.

“Dia (Agus) itu bukan dan tidak pernah jadi karyawan CV Zavier. Dia bisa tahu CV kami setelah berkenalan dengan salah satu karyawan kami. Sama sekali tak ada hubungannya dengan CV Zavier,” jelasnya membuka obrolan.

Agung kemudian menjelaskan urutan teknis calon pekerja di CV Zavier. Pihaknya, sambungnya, hanya membuka lowongan pekerjaan bila ada rekanan perusahaan yang membutuhkan karyawan.

“Kami buka lowongan kalau ada rekanan perusahaan yang membutuhkan karyawan dan menghubungi kami. Kalau tidak ada yang menghubungi, ya enggak buka lowongan,” paparnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Gegara Emosi, Ayah di Pandaan Tembak Anak Tiri

Setiap calon karyawan itu, sambungnya, akan diberikan tes tulis dan tes kesehatan. Setelah rangkaian tes selesai, calon karyawan yang sesuai kriteria akan dikenakan biaya.

Biaya tersebut untuk kebutuhan karyawan di perusahaan barunya. Seluruh besaran biaya, kata Agung, ditentukan oleh perusahaan rekanan.

“Jadi bukan kami yang menentukan. Tetapi rekanan perusahaan kami. Kami hanya menjalankan instruksi rekanan. Nantinya uang itu biasanya untuk seragam kerja dan keperluan administrasi lainnya,” bebernya.

Nah, di sinilah Agus bermain. Ia menuturkan, Agus langsung meminta biaya tersebut sebelum calon karyawan melakukan tes. Tak peduli diterima atau tidak, semua pelamar diwajibkan membayar.

Tak hanya itu, lanjutnya, Agus juga melipat gandakan besaran biaya 3 hingga 6 kali lipat. Parahnya, uang itu tak ada yang masuk ke CV Zavier. Semuanya diembat Agus.

“Sama sekali tak ada yang masuk ke CV Zavier. Cara menarik setoran saja sudah salah. Kalau dalam sistem kami, begitu calon karyawan tanda tangan PKWT (Perjanjian Kerja Waktu Tertentu), baru kami minta membayar sesuai yang disepakati,” urainya.

Baca Juga : klik disini 👇  Pengamanan Sidang Pleno Rekapitulasi Tingkat Kabupaten, ini Kata Kasi Propam Polres Pasuruan

Melihat ketidak beresan akibat ulah Agus itulah, ia kemudian memutuskan menghentikan rekrutmen. Ia melakukannya karena tindakan Agus bukan tanggung jawab CV Zavier dan bisa merugikan nama baik CV Zavier.

“Bayangkan kalau mereka diterima, lalu perusahaan rekanan meminta biaya yang disepekati, jelas calon karyawan itu enggak mau bayar karena sudah bayar ke Agus. Ujung-ujungnya kami yang harus bayar. Malah tekor kan. Makanya kami stop semua rekrutmen yang ada keterlibatan Si Agus,” terangnya.

Aksi Agus tak pelak membuatnya geram. Berbulan bulan mencari keberadaan Agus, lelaki tambun itu baru ketemu pada Jumat, 27 Januari 2023. Kala itu ia menggerebek Agus di sebuah hotel.

Ia selanjutnya menyeret Agus ke Polres Sidoarjo. Oleh pihak Polres, ia diarahkan membuat laporan di Polsek Buduran karena wilayah penggerebekan di Buduran. Sampai di Buduran, ia disarankan ke Polres Pasuruan, pasalnya korban banyak dari wilayah Pasuruan.

“Di Polres Pasuruan akhirnya dimediasi dan tercapai kesepakatan. Agus akan mengembalikan semua uang calon pekerja lewat menyicil. Sebagai jaminannya adalah saudara Sandi,” ulasnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Usai Kunker Kapolres Pasuruan ke Polsek Purwosari, ada Warga Ucapkan Terima Kasih

Namun ia mengakui, Agus sangat licik dan licin. Meski pernah tertangkap dan sudah membuat surat pernyataan, Agus tetap menjalankan aksi serupa dengan menggunakan nama CV Zavier.

“Banyak korban Agus yang datang ke kantor. Mereka komplain karena tak kunjung kerja dan meminta uang kembali. Ya kami bisa apa. Itu di luar tanggung jawab kami,” tegasnya.

Ia memastikan tak akan tinggal diam. Nama baik perusahaan nya sudah dicoreng habis-habisan. Ia berniat membawa Agus ke meja hijau.

“Kalau saya ditanya inginnya bagaimana, ya jebloskan saja dia ke penjara. Dia sudah mencoreng nama CV Zavier. Setiap hari banyak yang datang ke kantor. Yang datang enggak hanya sipil, dari TNI-Polri banyak juga. Mereka komplain karena saudaranya telah tertipu,” tutupnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!