Lumbung Berita
NEWS TICKER

Beredar Video Diduga Tim Caleg Dapil 5 Bagi-bagi Uang

Minggu, 18 Februari 2024 | 11:54 am
Reporter:
Posted by: Redaksi
 
 
 
Pasuruan_Lumbung-berita.com
Beredar video diduga Timses dari salah satu Caleg Dapil 5 meliputi Kecamatan Purwosari, Purwodadi, Tutur, Puspo dan Tosari, membagikan uang agar mencoblos Caleg dari Partai PDI-P.
 
Pemilu 2024 usai di gelar pada 14 Februari kemarin. Sayangnya, dalam meraih surat suara beberapa oknum Calon Legislatif (Caleg) ada yang diduga bermain curang.
 
Dalam proses mendapatkan suara berbagai cara dilakukan untuk mengambil simpatik masyarakat. 
 
Temuan awak media di lapangan, Caleg melalui Tim Sukses (Timses) ada yang menggunakan cara-cara melanggar hukum untuk memenuhi suara terbanyak.
 
Seperti halnya di wilayah Kecamatan Tutur, beredar video berdurasi 13 detik antara Timses dengan 2 warga, agar warga mencoblos salah satu Caleg inisial M, nomor urut 2 dari Partai PDI sembari memberi uang 50 Ribu.
 
 
“Pak Muzaki pak muzaki, sampean wong 2 yo, temen lho yo iki nomer 2 teko PDI, cekne ganok panwas,” bunyi video yang beredar.
 
Di hubungi melalui nomor selulernya, Caleg DPRD Kabupaten Pasuruan, Dapil 5 dari Partai PDI, Muzangki, menyampaikan kalau dirinya tidak tahu siapa orang itu.
 
“Saya gak tau siapa itu. Engeh matur nuwun  mas,” jawab Muzangki atau Zaki, Minggu (18/02/2024).
 
Sesuai ketentuan Pasal 523 ayat 2 Undang-undang nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Pasal tersebut berbunyi, “Setiap pelaksana, peserta, dan/atau tim kampanye pemilu yang dengan sengaja pada masa tenang menjanjikan atau memberikan imbalan uang atau materi lainnya kepada pemilih secara langsung ataupun tidak langsung, sebagaimana dimaksud dalam Pasal 278 ayat (2) dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 tahun dan denda paling banyak Rp 48.000.000,00”. 
Sanksi atas pelanggaran larangan kampanye sudah jelas dalam pasal 284 dan 285, Calon terpilih apabila terbukti bersalah bisa di batalkan menjadi Calon Terpilih.
 
Politik uang adalah kejahatan demokrasi dan merupakan tindak pidana pemilu, ini sangat penting untuk segera di proses.  Bagaimanapun tidak di benarkan apalagi di sengaja untuk membagikan uang, ini sudah jelas berimbas  kalau nantinya Wakil Rakyat yang duduk di Gedung DPRD akan menjadi -jadi untuk mengembalikan uang kampanye.
 
Adanya video tersebut, membuat resah masyarakat Pasuruan Raya. 
 
Beredarnya Video tersebut bagian dari petunjuk awal bagi Bawaslu melakukan penyelidikan dan pemanggilan terhadap para pelaku, agar demokrasi tidak tercederai oleh oknum-oknum Politisi.
 
Jurnalis : Lum.

Baca Juga : klik disini 👇  Logo Ormas Dibakar, DPD GRIB JAYA Jatim Datangi Polres Pasuruan

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!