Lumbung Berita
NEWS TICKER

Bidik Pelayanan Dasar, Pemdes Ngerong Targetkan Balai Desa Rampung

Senin, 31 Juli 2023 | 2:00 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-Berita.com
Pemdes Ngerong berencana sesegera mungkin merampungkan bangunan Balai Desa baru. Hal ini terungkap saat Musrenbangdes, Senin pagi (31/7/2023).

Musrenbangdes yang digelar di Balai Desa Ngerong, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan itu mengambil tema “Peningkatan Pelayanan Dasar dan Tata Kelola Pemerintahan”.

Sesuai tema, pada 2025 nanti, seluruh bangunan Balai Desa diharapkan rampung. Pusat pemerintahan desa akan satu atap di bangunan yang terlihat megah tersebut.

“Kalau target kami, 2024 sudah selesai. Ya, paling lambat 2025 sudah harus finishing semua bangunan ini,” terang Kades Ngerong, Jemik Sadiman.

Informasi yang diterima Lumbung Berita, proses pembangunan balai desa baru ini cukup memakan waktu panjang.

Dimulai dari perencanaan pada 2016. Kemudian peletakan baru pertama pada 2018. Lalu pada periode ketiga kepemimpinan Jemik, bangunan ini sudah bisa ditempati.

“Prosesnya panjang. Karena kami juga bergerak sesuai dengan aturan pengelolaan anggaran. Makanya, bangunan ini berdiri juga tak lepas dari bantuan pihak ketiga,” paparnya.

Sejatinya, Balai Desa baru ini sudah dipergunakan. Mulai 13 Juli 2023, pemdes memutuskan boyongan. Hanya saja, bangunan layaknya gedung Romawi ini belum kelar 100 persen.

Baca Juga : klik disini 👇  FPK Gelar Halal Bihalal, Ki Bagong Berharap Regenerasi Ketua

 

Meski begitu Kades tiga periode ini menyatakan akan menggelar peresmian pada 2 September 2023 dengan mengundang Bupati Pasuruan.

“Ini pertama kali musrenbang di Balai Desa baru. Dua minggu yang lalu (13/7) baru masuk. Rencananya, peresmian tanggal 2 September dengan mengundang Bupati,” jelasnya.

Pria dengan panggilan akrab Jemik ini melanjutkan, pemindahan balai desa dinilai cukup urgen. Selain butuh kantor pelayanan yang lebih lapang, faktor keamanan juga turut mempengaruhi.

“Kalau di balai desa lama, lebih rawan. Hanya berjarak berapa meter dari jalan nasional Malang-Surabaya. Tentu membahayakan warga yang akan menuju balai desa,” pungkasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!