Lumbung Berita
NEWS TICKER

Check Sound di Poncokusumo Resmi di Batalkan

Selasa, 5 September 2023 | 1:12 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Malang Raya_Lumbung-berita.com
Rencana Pesta Rakyat yang menghadirkan hiburan Check Sound di Desa Wonomulyo, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang, resmi dibatalkan.

Keputusan ini diambil Panitia Hari Besar Nasional (PHBN) Dusun Wates, Desa Wonomulyo, setelah berkoordinasi dengan Muspika Kecamatan Poncokusumo dan Polres Malang, sesuai dengan Surat Edaran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang tentang penyelenggaraan hiburan keramaian.

Awalnya, PHBN Desa Wonomulyo berencana menggelar Pesta Rakyat dengan hiburan check sound pada 11-12 September 2023 mendatang di lapangan Dusun Wates, dalam rangka perayaan HUT RI ke-78, 2023 di wilayah tersebut. Rencana ini menjadi perbincangan hangat di media sosial, terutama setelah muncul infografis mengenai rencana penampilan salah satu grup sound ternama yang akan meramaikan acara tersebut.

Kasihumas Polres Malang, Iptu Ahmad Taufik, mengungkapkan bahwa semua pihak terkait telah sepakat untuk menghapuskan hiburan check sound dalam acara tersebut. Keputusan ini didasarkan pada pertimbangan yang tercantum dalam Surat Edaran Nomor 200.1.1/9081/35.07/207/2023 yang ditandatangani oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Malang, Drs. Ir. Wahyu Hidayat.

Baca Juga : klik disini 👇  Polisi Sebut Produsen Sabu di Ketanireng Prigen Pemain Baru

“Seluruh pihak baik panitia, tokoh masyarakat dan Muspika Kecamatan Poncokusumo telah sepakat untuk membatalkan kegiatan check sound,” kata Iptu Taufik ke awak media, Senin (4/9/2024),

Taufik menambahkan, pihaknya mempertimbangkan saran dan masukan dari tokoh masyarakat yang mengungkapkan keprihatinan, bahwa lokasi acara check sound berada dekat dengan tempat ibadah.

Selain itu, penampilan hiburan check sound yang menghasilkan suara menggelegar seringkali menuai protes dari warga, karena diiringi penari yang dianggap melanggar norma sosial pada masyarakat setempat.

“Kepolisian mengakomodir saran masukan dari tokoh setempat, kemudian kami bersama panitia dan Muspika duduk bersama membahas terkait kegiatan masyarakat tersebut,” ungkapnya.

Sebagai hasil dari kesepakatan ini, Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) PHBN bersama Pemerintah Desa akan membatalkan kegiatan check sound. Mereka akan mengagendakan pertemuan kembali bersama warga untuk membahas kelanjutan dari agenda Pesta Rakyat tersebut.

Kebijakan ini menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten Malang dan Polres Malang untuk memastikan bahwa, penyelenggaraan acara keramaian tetap memperhatikan aspek-aspek keamanan, ketertiban, dan norma-norma sosial yang berlaku di masyarakat.

Baca Juga : klik disini 👇  Urusan Perut, Ratusan LC bersama NGO Datangi DPRD Kabupaten Pasuruan

Jurnalis : Lum-Hum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!