Lumbung Berita
NEWS TICKER

Desa Kepulungan Gempol Kembali Punya Sumber Air Panas

Minggu, 24 Januari 2021 | 12:51 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Masyarakat Desa Kepulungan, Kecamatan Gempol punya wisata baru. Terhitung mulai Rabu, 20 Januari 2021, di area Dusun Gondang mengalir air panas.

Air panas tersebut menyembur berkat pengeboran yang dilakukan oleh Pemerintah Desa Kepulungan.

“Ini sumber airnya berada di kedalaman 25 meter. Kalau didalamkan lagi, bisa jadi air makin panas,” ujar Kepala Desa Kepulungan, Didik Hartono.

Lumbung Berita sempat melihat langsung area pengeboran. Pengunjung yang didominasi masyarakat sekitar, berbondong-bondong memanfaatkan air panas.

Mulai dari anak-anak sampai lanjut usia hadir bergantian. Ada yang mandi, ada juga yang sekadar membasuh muka dan tangan.

“Suhu airnya disekitaran 35 sampai 40 derajat celcius. Perjam kita hitung ada 25 ribu liter air panas yang mengalir,” terang Didik Hartono.

Dua bilik mandi semi terbuka disiapkan Pemdes Kepulungan untuk menampung warga yang ingin mandi.

Di atas bilik tersebut, melintang pipa yang dilubangi di sisi kanan dan kirinya. Pipa tersebut tersambung dengan mesin bor yang berada di sisi utara bilik.

Baca Juga : klik disini  Kasat Reskrim melalui Satgas Pangan Polres Malang Pastikan Stok Daging Aman, Temukan Harga Daging Masih Stabil

Dari lubang-lubang itulah mengucur deras air hangat. Pengoperasian air masih menggunakan pompa dengan daya dari listrik.

“Ya namanya juga masih uji coba. Kedepannya bukan begini konsepnya. Kelak akan dibangun kolam di sisi barat mesin bor ini,” ujar Didik.

Kedepannya, Didik sudah menyiapkan rencana pengembangan. Ia menyebut, tak hanya kolam yang dibenaknya, tapi juga area parkir dan pujasera.

“Pertama kita bangun dulu jembatan untuk akses masuk ke lokasi ini. Setelah itu bertahap, mulai kolam sampai pujasera,” ujarnya.

Rencana itu ia targetkan rampung dalam empat tahun. Untuk target jangka pendek, Didik menuturkan akan mengirimkan sampel air ke laboratorium.

“Biar lebih jelas, kandungan airnya apa saja. Insyaallah dalam minggu-minggu ini akan diuji klinis,” ungkap pria yang juga jago pencak silat tersebut.

Masyarakat pantas bangga atas capaian Pemdes Kepulungan. Pasalnya Didik berhasil menghidupkan kembali memori masyarakat akan masa sumber air panas yang dulu.

“Sumber air panas itu jarang. Orang kebanyakan pergi ke Cangar atau Pacet. Setelah adanya ini, masyarakat sudah tak perlu jauh-jauh ke luar kota,” tukasnya.

Baca Juga : klik disini  Masker U Can See : Masker Plastik yang Anti Mainstream

Salah satu warga Kepulungan, Yahya (40) menuturkan kagum dengan keberhasilan pengeboran tersebut. Ia kini berharap, pembangunan lanjutan akan cepat selesai dan akan mendatangkan wisatawan ke Kepulungan.

“Alhamdulillah. Saya sangat bersyukur. Karena dulu Pak Kades mengonsep air panas dan benar-benar terealisasi. Semoga ini awal yang baik untuk perekonomian Kepulungan,” harapnya.

Yahya menambahkan, ada perbedaan yang kentara antara air panas di Pacet dengan di Kepulungan. Sepengamatannya, air di Kepulungan tidak meninggalkan kesan lengket di kulit.

“Kalau di Pacet itu lengket Mas. Habis mandi terasa lengketnya. Tapi kalau di sini, tidak (lengket),” ulasnya.

Sumber air panas memang bukan barang baru di Kepulungan. Jauh pada era sebelumnya, sumber air panas pernah berjaya di Dusun Arcopodo.

Kemudian pada tahun 2000, pemandian air panas berpindah ke sisi timur pasar Kepulungan. Di tempat ini pula, pemandian air panas berakhir dan berhenti mengucur.

Baru di bulan ini atau belasan tahun sejak sumber air panas mati, Pemdes Kepulungan berhasil menemukan letak sumber baru.

Baca Juga : klik disini  Kapolri Putuskan 1.062 Polsek Tidak Lakukan Proses Penyidikan

Bila semua rencana pembangunan rampung, bukan tidak mungkin sumber ini bisa menjadi icon baru di Kabupaten Pasuruan.

Jurnalis : Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!