Lumbung Berita
NEWS TICKER

Diajak “Nyalo” Lowongan Kerja, Warga Madiun Ini Tertipu Rp54 Juta

Selasa, 21 Maret 2023 | 3:10 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Setelah beberapa pemuda tertipu dengan janji kerja dari orang yang punya koneksi ke CV Zavier Sumber Rejeki (bukan PT Zavier Sumber Rejeki seperti berita sebelumnya), kali ini ada fakta baru yang cukup mencengangkan.

Menurut salah satu korban, Eka Aprianto, dirinya sudah habis puluhan juta. Tepatnya Rp54 juta. Warga Madiun ini menyetorkan uang kepada Agus, orang yang disinyalir punya jaringan ke CV Zavier Sumber Rejeki.

Berbeda dengan korban sebelumnya, pria dengan sapaan akrab Eka ini menyetorkan uang bukan untuk diterima kerja. Melainkan membantu Agus dengan janji profit yang cukup menarik.

Ditemui Lumbung Berita di Desa Sumbersuko, Selasa (21/3/2023), Eka menceritakan, awalnya, Ia diajak bekerjasama dengan Agus dengan iming-iming bagi hasil 50-50.

Syaratnya, ia harus membantu Agus untuk menyetor uang ke beberapa perusahaan di wilayah Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, dan Gresik. Uang itu, sambungnya, sebagai uang panjar.

Uang panjar diperlukan agar calon pekerja bisa diterima di perusahaan. Tiap perusahaan, Agus membutuhkan Rp500 ribu. Nantinya, tiap calon pekerja akan diminta membayar 2,5-4 juta.

Baca Juga : klik disini 👇  Gabungan TNI-Polri bersama Instansi Terkait Giat Pengamanan Pengajian Gus Iqdam di Pasuruan

Nah, selisih uang panjar dengan pembayaran calon pekerja itulah yang rencananya akan dibagi dua dengan Eka.

“Katanya (Agus), uang itu untuk mempermulus calon karyawan masuk kerja. Uang DP nya katanya 500 ribu. Terus ia menarik tiap pelamar 2,5 sampai 4 juta. Nantinya, uang itulah yang mau dibagi dua,” ungkapnya.

Pemuda berusia 22 tahun itu tak curiga. Karena setiap uang yang diterima dari pekerja selalu diberikan kepadanya. Meskipun tak berselang lama, akan diambil kembali oleh Agus.

Eka bahkan punya daftar calon pekerja yang sudah setor ke Agus. Jumlahnya puluhan. Semua dijanjikan kerja via CV Zavier Sumber Rejeki.

“Mulai bulan puasa tahun kemarin, Agus ini sudah beraksi di wilayah Pasuruan. Banyak korbannya yang datang ke indekosnya untuk menagih janji Agus,” paparnya.

Sayangnya janji itu tinggal janji. Para calon pekerja mulai resah ketika panggilan tak kunjung datang. Garansi uang kembali bila tak diterima kerja, hanya isapan jempol belaka.

Eka juga mengaku pusing. Selain uangnya belum kembali, ia juga punya tanggungan moral. Sebab, ada beberapa calon karyawan yang mendaftar lewat dirinya dan sudah setor senilai 7 juta.

Baca Juga : klik disini 👇  Cempaka-Cargill-USAID Luncurkan CITASAMA: Seribu Hektar untuk Seribu Manfaat

Agus, lanjutnya, terkenal lihai bersilat lidah. Tiap calon pekerja menagih pekerjaan, Agus selalu mengulur waktu dengan janji baru yang cukup menggiurkan.

“Katanya disuruh sabar nunggu minggu depan. Karena lamarannya dimasukkan ke perusahaan lain. Begitu terus sampai orang-orang jadi marah,” jelasnya.

Hingga akhirnya kasus ini menyeruak, Eka pun sadar ia telah ditipu oleh Agus. Berbagai cara ia lakukan agar uangnya kembali. Meski belum kembali utuh, ia telah menerima sekitar 7 jutaan.

Semuanya ia gunakan untuk mengembalikan uang calon pekerja yang mendaftar via dirinya. Sedangkan uang pribadinya, masih belum kelar.

“Saya minta uang saya kembali. Dia menyanggupi. Tapi dicicil. Sampai saat ini baru kembali kira-kira 7 jutaan. Saya gunakan untuk melunasi ke pelamar kerja,” tuturnya.

Sementara itu, ditemui di Sidoarjo pada Sabtu lalu (18/3), perwakilan dari CV Zavier Sumber Rejeki, Agung menegaskan, segala tindak tanduk Agus bukan tanggung jawab perusahaannya.

Perusahaan alih daya (outsourching) tersebut menegaskan, Agus bukan bagian dari CV Zavier Sumber Rejeki. Agus, sambungnya, bahkan sudah memanipulasi lowongan pekerjaan dengan mencatut CV Zavier.

Baca Juga : klik disini 👇  Pemuda Pancasila Kabupaten Pasuruan Rapat Konsolidasi dan Halal Bihalal di Wonorejo

“Lowongan itu mencatut kami. Seolah-olah Agus adalah orang kami. Padahal dia sama sekali bukan orang CV Zavier Sumber Rejeki. Uang yang diterima Agus tidak ada yang masuk ke kami. Jadi kami juga tidak bisa memenuhi keluhan calon pekerja yang sudah dijanjikan oleh Agus,” tuturnya.

Tentunya klarifikasi dari perwakilan CV Zavier Sumber Rejeki terlalu singkat untuk ditampilkan dalam berita edisi kali ini. Untuk itu, nantikan penjelasan lengkap dari Agung di Lumbung Berita edisi besok.

Seperti diberitakan dalam Lumbung Berita unggahan Sabtu, 11 Maret 2023, sejumlah pemuda-pemudi asal Pasuruan menjadi korban penipuan lowongan pekerjaan.

Mereka rata-rata membayar 2,5-4 juta kepada Agus agar diterima kerja melalui CV Zavier Sumber Rejeki. Namun, hingga kini, mereka tak dipanggil kerja. Nasib uang mereka juga suram.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!