Lumbung Berita
NEWS TICKER

Diberhentikan Sepihak Oleh PT Satoria Agro Tanpa Pesangon dan Kejelasan, begini kronologinya..!!!

Jumat, 19 Maret 2021 | 2:13 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Nasib kurang beruntung dialami Andi Sutejo. Pria berusia 44 tahun ini merasa terkatung-katung dengan status pekerjaannya di PT Satoria Agro, Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

Warga Desa Kluwut, Kecamatan Wonorejo ini tidak diperkenankan lagi masuk kerja sejak dua bulan lalu. Tepatnya Selasa, 19 Januari 2021.

“Saya waktu itu masuk kerja seperti biasa. Tapi saya dilarang masuk sama Security. Dasarnya Security melarang saya adalah surat instruksi dari PJS HRGA Manager,” terang Andi.

Lumbung Berita sempat melihat salinan berupa fotokopi surat instruksi tersebut. Surat itu ditandatangani oleh PJS HRGA Manager, Bambang Sugianto.

Dalam surat tertanggal 18 Januari 2021 itu, tertulis perintah bagi Chief Security dan anggotanya untuk melarang Andi Sutejo memasuki area perusahaan.

Disinilah kebingungan Andi semakin menjadi-jadi. Di satu sisi ia dilarang masuk kerja, tapi di sisi lain, ia tidak mendapat surat resmi pemberhentian kerja.

Karyawan yang sudah bekerja selama lima tahun tersebut menuturkan, dirinya sempat disuruh membuat surat pengunduran diri dengan imbalan pesangon dua kali gaji. Namun, ia tegas menolak.

Baca Juga : klik disini  H. Aripin : LPJ-FPAD Tejowangi Berjalan Lancar

“Saya tidak di-PHK, karena tidak di kasih surat PHK. Malahan saya disuruh mengundurkan diri dengan pesangon dua kali gaji. Saya tidak mau. Tapi tahu-tahu tanggal 19 Januari lalu, saya enggak boleh masuk pabrik. Sampai sekarang,” sungutnya.

Pria kelahiran Surabaya ini menambahkan, sampai sekarang belum ada iktikad baik dari perusahaan untuk menyeselesaikan permasalahannya.

Ia hanya berharap, dirinya diperlakukan secara manusiawi, yakni dengan menerapkan aturan yang ada dan berlaku sebagaimana mestinya.

”Saya enggak minta berlebihan. Saya cuma minta hak saya selayaknya perusahaan melakukan PHK karyawannya. Ya sesuai UU yang berlaku lah. Dan bukan menggantung tanpa kejelasan, itu namanya penghinaan. Mengeluarkan surat PHK enggak mau, eh, malah disuruh mengundurkan diri,” ucapnya nanar.

Awak media mencoba mengonfirmasi ke pihak perusahaan, Rabu 17-03-2021. Namun salah seorang security mengatakan Bambang Sugianto sedang sibuk dan menyuruh awak media kembali lagi keesokan harinya.

“Maaf, Pak Bambangnya lagi sibuk dan besok disuruh kesini lagi pukul 15.00 WIB,” kata Security yang mengenakan jilbab.

Baca Juga : klik disini  Koramil 0819/05 Grati Gelar Khotmil Qur'an, Ini Tutur Sejuk dari Danramil..!

Keesokan harinya (18/03/2021), Lumbung Berita kembali mencoba mendatangi perusahaan, oleh Security berjilbab menyampaikan kalau Bambang sedang berada di balai Desa Kluwut.

Namun, sudah menunggu satu jam lebih, lagi-lagi awak media gagal menemui Bambang Sugianto.

Kali ini Security pria berperawakan gemuk menyampaikan bahwa Bambang Sugianto sedang ada rapat.

“Maaf, Pak Bambangnya sedang Meeting. Mungkin Bapak bisa membuat janji dulu dengan Pak Bambang,” tukasnya.

Sampai berita ini ditulis, belum didapat keterangan resmi dari pihak perusahaan. Dua kali upaya konfirmasi dari awak media gagal dengan alasan yang berbeda.

Jurnalis : Samhuri.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!