Lumbung Berita
NEWS TICKER

Diduga Depresi Nenek Sebatang Kara Gantung Diri

Senin, 11 Januari 2021 | 2:56 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Sikarti alias Mbok Arsini (67 th) mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di dalam rumah di Dusun Watugilang, Desa Cukurguling, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Pasuruan, Senin (11/01/2021).

Dari informasi yang dihimpun Lumbung Berita, kejadian di dalam kamar ini pertama kali diketahui oleh cucu korban, Ponasim (30 th).

Ponasim sekira pukul 14.00 WIB, datang ke rumah korban. Setiap harinya, Ponasim memang datang menjenguk untuk merawat korban yang mengalami gangguan penglihatan.

Saat tiba di rumah korban, Ponasim mendapati semua pintu tertutup rapat. Karena tidak seperti biasanya, Ponasim pun langsung mendobrak pintu depan.

Setelah berhasil masuk, Ponasim dikagetkan dengan posisi korban yang sudah menggantung. Korban tergelantung di tiang bambu rak penyimpanan barang di atas tempat tidur.

Ponasim sontak keluar untuk meminta bantuan warga dan melapor ke Abdul Hasan selaku Kepala Dusun Watugilang.

Berkat informasi Kasun, petugas dari Puskesmas serta Polsek Lumbang selanjutnya mendatangi TKP.

Kapolsek Lumbang, AKP Nanang Abidin menyatakan dari hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

Baca Juga : klik disini  Musdes, Penetapan Pemilihan Kepala Desa Gempol Antar Waktu Tahun 2021

“Dari hasil olah TKP tim Inafis Polres Pasuruan dan Unit Reskrim Polsek Lumbang, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban,” terangnya.

AKP Nanang Abidin menduga korban gantung diri akibat depresi dengan kondisinya yang seorang diri dan sakitnya yang sudah bertahun-tahun.

“Dari keterangan Ponasim, korban sempat mengatakan kasihan kepada Ponasim, tapi tanpa kejelasan alasan. Jadi dugaannya korban depresi karena sakit mata bertahun-tahun dan hidup menjanda sendiri,” tuturnya.

Korban selanjutnya di evakuasi dengan barang bukti berupa plastik warna biru, pakaian dalam, kaos warna putih dan sarung batik warna merah bermotif bunga.

“Jenazah selanjutnya kita evakuasi sesuai dengan protokol kesehatan,” pungkas perwira dengan pangkat tiga balok di pundak tersebut.

Jurnalis : Zend – Sul

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!