Lumbung Berita
NEWS TICKER

Diduga Terlilit Hutang, Warga Baos Pager Gantung Diri

Jumat, 17 September 2021 | 9:24 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 


Pasuruan_Lumbung-berita.com
Diduga terlilit hutang, Nardiono (47) akhiri hidupnya dengan cara gantung diri dibelakang bengkel milik Kepala Desa Pager, tepatnya Dusun Pager kulon, Desa Pager, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan, Jum’at (17/09/2021) pukul 12:45 Wib.

Diketahui, Nardiono ber KTP
Dusun. Krajan, Rt. 01 / 03, Desa Karangrejo, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan dan tinggal di Dusun Mbaos.

Bermula pada saat korban datang ke bengkel dalam kondisi bingung, lalu ia bertemu dengan Kades Pager, Durajak.

Saat itu korban meminta tolong mau pinjam uang ke Kades Pager, karena waktu sudah mendekati Sholat Jum’at sehingga oleh Kades ditinggal Sholat Jum’at dulu dan korban masih tetap berada di bengkel.

Selesai Sholat Jum’at Durajak mencari korban namun tidak ada di bengkel, lalu saksi NSP mencari korban ke belakang bengkel dan diketahui kalau Korban sudah dalam keadaan menggantung.

“Nardiono tergantung dengan tali tampar warna biru hitam pada pohon buah nangka,” Kata warga.

Melihat kejadian tersebut, NSP berteriak memanggil tannya RN supaya memberitahukan ke Pihak keluarga, sehingga datang saksi ke 3 yakni NW selaku keluarga korban.

Baca Juga : klik disini  Percepatan Herd Immunity : Serbuan Vaksinasi Sasar 15.000 Warga Banyuwangi Dihadiri oleh Panglima TNI dan Kapolri

Mendapat laporan ada warga gantung diri, Kapolsek Purwosari bersama jajaran bergegas mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Petugas dengan dibantu warga selanjutnya melakukan evakuasi jenazah atau korban.

Menurut keterangan keluarga bahwa korban banyak memiliki hutang kepada orang lain. Sehingga sering ditagih orang lain.

Perlu diketahui, sebelum diketahui gantung diri korban memang sempat bilang ke Kades Pager bahwa akan meminjam uang untuk membayar hutang.

Dari kejadian ini, pada tubuh korban tidak di temukan adanya tanda-tanda kekerasan. Barang bukti antara lain, 1 (satu) buah tali tampar plastik warna biru hitam, dengan panjang sekira 1,5 m, yang dipergunakan untuk menggantung (bunuh diri).

Setelah Kepolisian berkoordinasi dengan pihak keluarga untuk dilakukan otopsi. Namun pihak keluarga menolak dan keberatan dilakukan otopsi, serta mau bertanda tangan untuk dibuatkan surat pernyataan tidak dilakukan Otopsi.

Jurnalis : Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!