Lumbung Berita
NEWS TICKER

DPP Ormas GAIB Perjuangan Resmi Laporkan Oknum Perambah Hutan

Rabu, 24 Januari 2024 | 2:40 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
DPP Ormas Gema Anak Indonesia Bersatu (Gaib) Perjuangan resmi laporkan dugaan dengan sengaja merusak dan merambah hutan di wilayah kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru ke Polres Pasuruan, pada Selasa (23/1/2024).

Kepada media, ketua Umum DPP Ormas Gaib Perjuangan, Habib Yusuf Assegaf, menyampaikan, di mana ratusan hektare hutan di pasuruan diduga dirambah beberapa oknum petani dari tiga desa tersebut.

Diduga, kurang lebih 50 orang dari warga Desa Wonorejo, Kecamatan Lumbang, Desa Pusung Malang dan Desa Keduwung Kecamatan Puspo yang sudah melakukan hutan.

“Apa lagi yang di rusak atau dirambah adalah hutan konservasi wilayah TNBTS, bahkan sudah di tanami sayuran jenis kentang,” kata Habib Yusuf Assegaf, Saat ditemui di Mapolres Pasuruan.

Pria asal Kejayan ini menjelaskan, bahwa dirinya meminta kepada Aparat Penegak Hukum (APH) terus mengembangkan kasus ini untuk mencari adanya keterlibatan oknum-oknum lain, serta kemungkinan adanya aktor intelektual yang membekingi kasus ini.

“Saya akan terus kawal kasus ini hingga selesai. Untuk nama-nama yang diduga ikut serta merambah hutan juga sudah saya lampirkan semua dalam laporan saya.,” sapaan Oyek.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Masih menurut oyek, dampak yang ditimbulkan dari perbuatan para terduga perusak hutan ini merupakan kejahatan serius, yaitu rusaknya ekosistem hutan, menimbulkan kerugian negara dari nilai tegakan kayu serta dapat menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

“Saya akan terus mengawal kasus ini, agar seluruh oknum dapat dihukum seberat beratnya untuk memberikan efek jera,” pungkas pemilik mobil bertuliskan “Pemburu Maling Negara”

Saya minta APH serius dalam menangani kasus perambahan hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) yang sudah mencapai ratusan hektar,” tutup ketua Umum Ormas Gaib Perjuangan.

Sementara itu Imam selaku warga Desa Pusung Malang, Kecamatan Puspo, saat di konfirmasi mengatakan, perambahan lahan untuk dialih fungsikan menjadi lahan pertanian dan perkebunan ini sudah berjalan lama.

Nekatnya, hingga saat ini para penggarap masih tetap saja santai seperti tak punya rasa takut.

“Pernah saya sampaikan kalau ada dugaan perambahan hutan secara liar ke TNBTS, tapi sampai saat ini masih saja berjalan,” kata Imam.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

Di Beritakan sebelumnya, “Beberapa warga diduga merambah hutan di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Lahan dirambah untuk digunakan lahan pertanian dan perkebunan secara ilegal”.

Hingga berita ini di terbitkan, awak media belum dapat keterangan resmi dari TNBTS.

Jurnalis : Ded-Red.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!