Lumbung Berita
NEWS TICKER

Festival Candi Belahan Kembali Digelar

Minggu, 28 Mei 2023 | 2:10 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-Berita.com
Festival Candi Belahan 2023 resmi dibuka. Selama dua hari (27-28 Mei), festival dengan tajuk “Harmonisasi alam, budaya, dan kearifan lokal” ini akan menampilkan berbagai macam kegiatan seni-budaya.

Sepengamatan Lumbung Berita, rangkaian festival dimulai dengan lomba tata rias bertemakan tradisional. Lokasinya di Candi Belahan Sumber Tetek, Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan.

Kemudian segenap undangan mengikuti prosesi ritual selamatan mata air Candi Belahan dan dilanjutkan pembukaan resmi Festival oleh perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah XI.

Bupati Pasuruan melalui Kepala Dinas Pariwisata, Eka Wara Brehaspati mengacungi jempol gelaran festival tersebut. Ia mengatakan kegiatan semacam ini makin banyak mengundang kehadiran wisatawan.

“Tentunya ini bagus bagi masyarakat di sini. Sesuai instruksi Bupati, sektor pariwisata harus memberikan dampak positif bagi masyarakat. Titik poinnya masyarakat sejahtera,” terangnya.

Secara pribadi, ia menilai kunjungan wisatawan bisa lebih ditingkatkan lagi. Salah satu caranya dengan terus menambah fasilitas umum bagi wisatawan, contohnya lahan parkir. Dengan memperluas lahan parkir, ia yakin pengunjung makin merasa aman dan nyaman.

Baca Juga : klik disini 👇  Gabungan TNI-Polri bersama Instansi Terkait Giat Pengamanan Pengajian Gus Iqdam di Pasuruan

“Namun, kami tak bisa bekerja sendiri. Ada dinas-dinas lain yang lebih berwenang di bidangnya,” tutur Mantan Camat Purwosari tersebut

Sementara itu, ditemui di tempat yang sama, Kades Wonosunyo M. Saleh sepakat dengan Eka Wara. Rencana menambah lahan parkir sudah ada dalam rencana pemerintahan desanya.

Lahan itu rencananya berada sekitar 1 km sebelum Candi Belahan. Pengunjung yang akan ke Candi Belahan bisa memanfaatkan angkutan milik warga.

“Rencananya memang seperti itu. Parkirnya diperluas di lahan (di lokasi) bawah. Nanti disiapkan angkutan untuk pengunjung. Jadi ada pemasukan lagi bagi warga Wonosunyo,” tuturnya.

Selain menampilkan berbagai pertunjukan seni-budaya, dalam festival ini juga dihadirkan produk-produk hasil UMKM Desa Wonosunyo.

Sekitar belasan stan dengan beragam hasil produksi terpantau dipamerkan. Yaitu mulai dari makanan, minuman, sampai benda kerajinan tangan, semuanya siap memanjakan pengunjung.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!