Lumbung Berita
NEWS TICKER

Genjot Pemasukan, UMKM Sumbersuko Kejar Legalitas

Selasa, 2 Agustus 2022 | 7:20 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Potensi pemasukan yang tinggi membuat UMKM di Desa Sumbersuko, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan memprioritaskan legalitas

Kades Sumbersuko, Saiful Ma’arif, saat ditemui Lumbung Berita kemarin (1/8/2022) mengonfirmasi, fokus pemerintahan nya mendorong pelaku UMKM mendapatkan legalitas: NIB, PIRT, dan sertifikasi halal.

“Karena ini sudah aturan dari pemerintah. Jadi, kami memotivasi para pelaku UMKM agar segera mengurus legalitas usahanya,” ujarnya.

Pria yang juga disapa Arif ini menerangkan PIRT dan Sertifikasi Halal tak sekadar legalitas hukum, tetapi juga untuk keamanan dan kenyamanan konsumen. Apalagi, tambahnya, pelaku UMKM di Sumbersuko didominasi oleh penjual makanan dan minuman.

“Kalau sudah bersertifikasi halal, yang jual tenang, yang beli juga aman. Mau menargetkan pemasukan berapapun tak masalah, karena sudah legal,” terangnya.

Pemdes Sumbersuko memang serius menggarap sektor UMKM. Beberapa mahasiswa yang KKN di desa itu juga dimintai urun rembuk dan saran. Baik terkait rasa, kemasan, maupun pemasarannya.

“Momen nya pas ada adik-adik KKN. Sekalian saya perbantukan untuk menganalisa kelebihan dan kekurangan UMKM kami. Biar makin maju kedepannya,” tukasnya.

Baca Juga : klik disini  Hendrono Laporkan Delapan Pihak ke Pengadilan Negeri Kota Malang

Sementara itu, ditemui di tempat produksi opak gambir di desa setempat, Ketua KKN dari Universitas Jember, Ronin, menjelaskan secara rasa, produk UMKM Sumbersuko sudah baik.

“Rasa sudah enak. Bahan sudah siap. Pemesan juga sudah ada. Tinggal meningkatkan kapasitas produksinya saja,” ucap mahasiswa jurusan Kedokteran Gigi itu.

Namun, ia sedikit menyoroti kemasan dan pemasaran. Menurut pria asli Jember ini, kemasan beberapa produk perlu dipercantik lagi. Untuk pemasarannya, ia menyarankan menggunakan berbagai platform.

“Desain kemasan produknya yang mungkin bisa lebih dibuat menarik lagi. Kemudian untuk pemasaran bisa lewat online medsos dan lainnya. Karena sekarang, online jauh lebih cepat dan tepat sasaran daripada offline atau door to door,” pungkasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!