Lumbung Berita
NEWS TICKER

Gus Amak: Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan Berikan 1.000 Paket Bingkisan Ramadhan

Senin, 12 April 2021 | 2:51 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com

Jelang memasuki bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriyah, anggota DPRD Kabupaten Pasuruan, Moch Aminuddin Dulang membagikan 1.000 bingkisan berisi sirup serta sembako dan lainnya, Senin (12/04/21).

Gus Amak (Panggilan: Red) dari Fraksi PPP membagikan paket bingkisan ditengah Pandemi Covid-19 dan memasuki Bulan Suci Ramdhan.

Kepada Lumbung-berita.com, Ketua PAC Ansor Kecamatan Kraton Kabupaten Pasuruan mengatakan bahwa, pemberian 1.000 bingkisan untuk masyarakat umum yang terdampak Covid-19.

“Mereka yang mendapat pembagian bingkisan antara lain, tukang sapu jalan, juru parkir, driver ojek online dengan jumlah 1.000 di empat Kecamatan, Purwosari, Purwodadi, Tutur dan Puspo,” Kata Gus Amak.

Kontek saya ke sini untuk berbagi bersama masyarakat, karena masyarakat dan kolega merupakan sesuatu hal yang sangat mulia. Saya memberikan bingkisan tersebut dalam rangka memperingati jelang bulan ramadhan,” Ucap anggota DPRD Fraksi PPP.

Tidak lupa Gus Amak menyampaikan bahwa, pemberian bingkisan itu merupakan tradisi setiap tahun, menjelang bulan Suci Ramadhan dan Idul Fitri.

“Terlebih saat ini, kita dalam situasi Pandemi Covid-19, dengan kondisi serba sulit karena dampak wabah corona,” Ungkapnya.

Baca Juga : klik disini  Operasi Masker Sasar Desa Pager Kecamatan Purwosari

Menurutnya Ketua PAC Ansor Kecamatan Kraton, mereka masyarakat harus menyambut bulan Suci Ramadhan dengan tetap tersenyum, dengan saling berbagi dan membantu serta tolong-menolong.

“Kebetulan momen menyambut bulan Suci Ramadhan ini dalam kondisi memprihatinkan, jangan sampai saudara kita menyambut bulan Suci Ramadhan tidak tersenyum,” Bebernya.

Masih menurut Gus Amak, saling tolong-menolong atau membantu sesama merupakan salah satu cara pencegahan dampak Covid-19, yang paling efektif dan membantu menekan penyebarannya.

“Ini waktunya berbagi, bagi yang mampu menopang yang tidak mampu. Pandemi tidak muncul begitu saja tanpa ada maksud apa-apa dari Allah SWT, ini menguji apakah kita mau berbagi atau tidak, ini ujian juga, apakah kita mengikuti kebijakan pemerintah dengan adanya PSBB bukan semata-mata melarang silaturahim tetapi langkah pencegahan penyebaran Covid-19 agar tidak meluas,” Tutup Gus Amak.

Jurnalis : Yudha.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!