Lumbung Berita
NEWS TICKER

Hasil Tes Seleksi Perangkat Desa Bulusari Gempol Disanggah Peserta

Jumat, 8 Oktober 2021 | 2:21 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Tes Seleksi Kepala Kewilayahan Dusun Sumber Pandan dan Jembrung 1, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan pada Senin lalu (04/10/2021) menyisakan sanggahan dari peserta tes.

Tadi siang (08/10/2021), dua orang perwakilan peserta tersebut mendatangi Balai Desa Bulusari untuk meminta klarifikasi. Mereka diterima oleh Kades, Sekdes, BPD, dan Panitia Penjaringan Perangkat Desa Bulusari.

Salah satu peserta, Fatchur, menyangsikan hasil ujian. Menurutnya nilai dari dua peserta teratas mencurigakan. Dua orang yang disebutnya itu masing-masing mengikuti seleksi Kasun Sumber Pandan dan Jembrung 1.

Informasi yang Lumbung Berita dapatkan, dua peserta tersebut mendapatkan nilai sempurna: 100. Yang membuat kecurigaan Fatchur menjadi-jadi, dua orang ini tak hanya meraih nilai sempurna, tapi juga yang keluar sebagai tercepat dalam pengerjaan tes.

“Dua orang mendapat nilai 100. Keluar sebagai peserta tercepat dan lagi mereka berdua itu hanya berselisih satu menit,” ungkap pria berusia 41 tahun tersebut.

Kemudian, keberatan berikutnya adalah mereka meragukan legalitas dari pihak ketiga (pihak penguji). Pihak penguji yang berasal dari SMKN 1 Gempol mereka rasa tidak sesuai karena sudah pensiun sejak 2020.

Baca Juga : klik disini  176 Vaksin di Gelontorkan Pemerintah Desa Bulukandang

“Kami mendapat informasi bahwa pembuat soal adalah guru yang pada 2020 sudah berstatus pensiunan. Jadi dia sudah tidak ada ikatan dinas dari SMKN 1 Gempol. Ini kesalahan fatal,” tegasnya.

Selain dua permasalahan pokok tadi, Fatchur juga menyayangkan keamanan sistem ujian. Dikatakan warga Jembrung 1 itu, keamanan kurang canggih. Peserta masih bisa membuka situs saat berlangsungnya ujian.

“Memang kita dilarang bawa Handphone, tapi masak saat ujian, kita masih bisa akses lainnya, seperti browsing, buka google, semuanya itu masih bisa. Jadi mencari jawaban di google juga bisa,” jabarnya.

Sementara itu, salah satu peserta lainnya, Aditiya menerangkan bahwa kedatangan pihaknya tak ingin menggagalkan hasil penjaringan dan penyaringan. Ia dan peserta lainnya hanya ingin mengetahui kebenaran yang semestinya.

“Kami disini tidak untuk menggagalkan apa yang sudah menjadi hasil kemarin. Kami tahu panitia sudah berusaha maksimal. Kami cuma ingin tahu kebenarannya saja,” ucapnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Perangkat Desa Bulusari, Herianto Efendy menjelaskan bahwa panitia sudah melakukan sesuai prosedur. Kapasitas penguji pun, lanjutnya, sudah melewati berbagai penilaian.

Baca Juga : klik disini  Bruaack..! Dump Truck Alami Rem Blong di Purwosari

“Kami sudah melaksanakan sesuai prosedur. Masalah ujian kami serahkan sepenuhnya kepada pihak ketiga. Untuk memilih pihak penguji, kami juga sudah menjajaki 3 sampai 4 penguji. Akhirnya diputuskan SMKN 1 Gempol. Karena sudah berpengalaman,” urainya.

Usai klarifikasi rampung, Camat Gempol, Taufiqul Ghoni mendatangi Balai Desa untuk menindak lanjuti sanggahan itu. Menurut mantan Camat Beji ini, pihaknya akan menunda menandatangani hasil seleksi. Selanjutnya akan membawa permasalahan itu ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pasuruan.

“Saya akan tunda untuk penandatanganan hasil tes ini. Selanjutnya akan mengonsultasikan permasalahan ini ke DPMD dengan didampingi oleh Kades, Sekdes, BPD, panitia, dan pihak ketiga,” tandasnya.

Sebagai informasi, Pemerintah Desa Bulusari telah melaksanakan penjaringan dan pemilihan perangkat desa untuk jabatan Kepala kewilayahan Dusun Jembrung 1 dan Sumber Pandan.

Tes ini diikuti oleh delapan orang. Masing-masing Lima orang pada jabatan Kasun Sumber Pandan dan tiga orang untuk jabatan Kasun Jembrung 1.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!