Lumbung Berita
NEWS TICKER

Isi Kegiatan Ramadan, FPK Pasuruan Gelar Tadarus Puisi

Sabtu, 30 Maret 2024 | 2:38 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-Berita.com
Bulan ramadan tak membuat Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Pasuruan menyurutkan aktivitasnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya, FPK kembali sukses menggelar Tadarus Puisi, Sabtu (30/3/2024).

Dengan mengambil tempat di Candi Belahan Sumber Tetek, di Desa Wonosunyo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, FPK seolah mampu menghipnotis seluruh pengunjung Candi Belahan.

Sekretaris FPK Pasuruan Puput Surya Dewi mengatakan, Tadarus Puisi menjadi kegiatan rutin FPK dalam mengisi bulan ramadan.

Lebih lanjut ia menuturkan ibadah berpuasa tak menyurutkan seniman-budayawan Pasuruan untuk terus melestarikan obyek pemajuan kebudayaan (OPK).

“Ini kegiatan rutin kami di bulan ramadan. Meski puasa, kita tetap menggelar kegiatan seni budaya,” tutur perempuan berjilbab tersebut.

Secara gayeng dan khidmat lantunan macapat dan puisi menggema di pelataran Candi Belahan. Sambil duduk lesehan, tiap seniman bergantian membawakan macapat.

Informasi yang diterima Lumbung Berita, Tadarus Puisi ini dihadiri seniman dari Pasuruan, Sidoarjo, dan Mojokerto. Bahkan ada satu budayawan tamu dari Yogyakarta yang ikut bergabung.

“Yang hadir pelaku seni budaya dari Pasuruan, Sidoarjo, Mojokerto, dan ada tamu dari Yogyakarta Ki Haryo. Beliau adalah pelaku seni teater dan seni rupa,” jelasnya.

Baca Juga : klik disini 👇  FPK Gelar Halal Bihalal, Ki Bagong Berharap Regenerasi Ketua

Sepengamatan awak media, acara yang dikemas santai sambil menunggu berbuka ini terasa sakralnya. Berbagai macapat yang ditembangkan mampu menyedot perhatian dari pengunjung. Tak sedikit pengunjung yang mengabadikan lewat gadgetnya.

“Kami memang memilih Candi Belahan sebagai tempat Tadarus Puisi. Sebab, selain tempat ini cagar budaya dan Ikon Pasuruan, kami ingin mengajak semua masyarakat, terutama generasi muda untuk melestarikan budaya,” paparnya.

Di akhir acara, perempuan yang akrab disapa Puput ini berharap Tadarus Puisi kedepannya dapat diikuti lebih banyak masyarakat. Baik pelaku seni budaya maupun generasi muda.

“Tentu kami berharap acara rutin ini dapat diikuti lebih banyak lagi seniman-budayawan sekaligus bisa menggaet generasi muda untuk ikut melestarikan OPK, terutama macapat,” pungkasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!