Lumbung Berita
NEWS TICKER

Kedekatan Ortu-Anak, Kunci Efektif Pencegah Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 3 Juni 2024 | 11:52 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

Pasuruan_Lumbung-Berita.com

Penyalahgunaan narkoba bisa ditangkal sedini mungkin. Paling efektif adalah lewat peran orang tua. Orang tua harus perhatian kepada anak mulai dari hal terkecil.

 

Pemaparan ini disampaikan oleh Indah Sutantri, Penyuluh Narkoba BNN Kabupaten Pasuruan pada acara Sosialisasi Bahaya Narkoba di Desa Jerukpurut, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Senin (3/6/2024).

 

“Antisipasi bisa dengan kepedulian dan perhatian orang tua. Contoh kecil saat berangkat sekolah. Sempatkan cium tangan. Kalau perlu berpelukan,” ujarnya.

 

Perhatian dan kepedulian, sambungnya, akan membuat kedekatan orang tua-anak makin erat. Anak jadi terbiasa bercerita secara nyaman dengan orang tua. Orang tua pun akan lebih gampang melakukan pengawasan.

 

Selain itu, tanpa disadari gaya hidup sejak dini juga bisa membuat anak berpotensi menyalahgunakan narkoba di masa mendatang.

 

Menurut perempuan berjilbab ini, faktor gaya hidup erat kaitannya dengan uang saku. Ia meminta orang tua untuk memberikan uang saku secukupnya.

 

Uang saku yang berlebihan akan mendorong anak lebih konsumtif. Gaya hidup ini dikhawatirkan akan terbawa sampai dewasa.

Baca Juga : klik disini 👇  Pencuri Kabel di PT. Cimory di Tangkap Polsek Purwosari

 

“Karena awalnya pengguna narkoba itu adalah penasaran, coba-coba. Rasa penasaran ditambah dengan dukungan uang saku melimpah, membuat anak makin besar menyalahgunakan narkoba,” paparnya.

 

Namun, bila terlanjur menjadi pengguna narkoba, ia meminta orang tua tidak mengucilkan dan menyembunyikan anak. Orang tua diharapkan melapor ke BNN untuk proses penyembuhan dan rehabilitasi.

 

“Jangan malah disembunyikan. Mari terbuka dengan kami. Mari diselamatkan. Karena narkoba ini menyerang otak. Dikhawatirkan tanpa penanganan yang tepat, pengguna narkoba bisa mengalami gangguan jiwa,” bebernya.

 

Penjelasan Indah ini diamini oleh Kades Jerukpurut, Slamet. Menurutnya menyadarkan masyarakat akan bahaya narkoba tak bisa hanya dilakukan satu pihak. Paling tepat, lanjutnya, adalah kolaborasi dari berbagai pihak.

 

“Menyadarkan masyarakat itu tak semudah membalikkan telapak tangan. Harus berkolaborasi dengan berbagai pihak. Termasuk juga Guru, orang tua, pemerintah, dan lainnya,” ujarnya.

 

Ia tak menampik fakta bahwa hampir di tiap desa pasti ada pengguna narkoba. Jerukpurut contohnya. Hampir tiap tahun pihaknya menggelar sosialisasi bahaya narkoba. Namun, kenyataannya masih saja ada yang tertangkap polisi gegara narkoba. 

Baca Juga : klik disini 👇  Sidang ke Delapan Soal Sertifikat, ini Kata Kuasa Hukum Tergugat..!!

 

“Hampir di tiap desa pasti ada penyalahgunaan narkoba. Padahal sosialisasi juga tak ada henti-hentinya. Maka itu saya mengajak untuk mendengarkan sekaligus menyerap ilmunya dari narasumber. Tolong nanti dipraktikan dan dikembangkan di masyarakat,” pungkas Slamet.

 

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!