Lumbung Berita
NEWS TICKER

Ketua AJPB Soroti Interpelasi & Pansus: Pertimbangkan Manfaat dan Maslahat

Rabu, 6 Maret 2024 | 3:40 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-Berita.com
Kehebohan usulan Hak Interpelasi dan Pansus Kopi Kapiten membuat Ketua Pokja Aliansi Jurnalis Pasuruan Bersatu (AJPB), Henry Sulfianto angkat bicara.

Dalam keterangan resmi yang diterima awak media Selasa malam (5/3/2024), pria yang akrab disapa Londo ini meminta semua pihak melihat asas manfaat dan kemaslahatan.

Menurutnya, Hak Interpelasi dan Pansus adalah hak konstitusi yang dilindungi undang-undang. Namun, ia juga mengingatkan dua hak itu harus mempertimbangkan kemaslahatan.

“Wajib hukumnya mempertimbangkan asas manfaat bagi berlangsungnya sistem pemerintahan dan kemaslahatan masyarakat Kabupaten Pasuruan,” tuturnya.

Ia menambahkan, penggunaan hak tersebut semestinya tidak hanya mementingkan kelompok atau ego sentris dari partai politik semata.

Melainkan juga harus melihat dampak yang bakal terjadi. Apalagi, sambungnya, Kabupaten Pasuruan akan punya hajatan memilih kepala daerah. Diperlukan kondisi yang sekondusif mungkin.

“Kekondusifan politik pasca pemilu perlu dijaga agar seluruh program inovasi pembangunan Kabupaten Pasuruan bisa berjalan dengan baik,” paparnya.

Untuk itu, ia menyarankan perlunya komunikasi politik antara parpol pengusung hak interpelasi, penggagas pansus dengan Pemkab Pasuruan dalam hal ini Pj Bupati.

Baca Juga : klik disini 👇  Logo Ormas Dibakar, DPD GRIB JAYA Jatim Datangi Polres Pasuruan

“Titik poinnya adalah mengesampingkan ego masing-masing. Toh Pj Bupati secara besar hati sudah meminta maaf secara langsung kepada Irsyad Yusuf atas pencoretan logo Kopi Kapiten,” urainya.

Terkait gonjang-ganjing proses mutasi, Henry menilai penjelasan PJ Bupati Andriyanto cukup bisa diterima. Sampai saat ini, ia tidak menemukan pelanggaran ketentuan perundangan atas mutasi tersebut.

“Termasuk juga tuduhan dugaan transaksional atas mutasi tersebut, sampai sekarang tidak ada bukti autentiknya,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Sudiono Fauzan mengonfirmasi bahwa Banmus (Badan Musyawarah) DPRD telah mengagendakan Rapat Paripurna pada Kamis, 7 Maret 2024.

Agenda pembahasan adalah usulan Interpelasi terkait Mutasi Jabatan dan Pansus Kopi Kapiten dari beberapa anggota Fraksi.

“Nanti di Rapat Paripurna tersebut akan diputuskan apakah usulan Interpelasi lanjut atau berhenti. Begitu juga usul pembentukan Pansus Kopi Kapiten, disetujui apa tidak oleh mayoritas anggota DPRD,” pungkasnya. Jurnalis : Indra-SH.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!