Lumbung Berita
NEWS TICKER

Kinerja Operator Desa Ambal Ambil Kejayan Patut di Pertanyakan

Sabtu, 3 Februari 2024 | 2:19 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Warga Desa Ambal Ambil, Kecamatan Kejayan “Resah”, diduga operator desa tersebut tebang pilih dalam menyeleksi warga yang dapat Bantuan Sosial (Baksos) dari pemerintah. Jumat (02/02/2024).

Semua warga berhak mendapatkan perlakuan yang sama dari pemerintah, dalam hal penanganan berbagai program sosial yang ada di Kabupaten Pasuruan.

Untuk itu, Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) harus selalu di update dan diperbaiki, jangan sampai petugas pendata tebang pilih dalam mendata warga yang berhak mendapatkan bantuan dan warga yang tidak berhak menerima bantuan.

Hal tersebut disampaikan Kepala Desa Ambal-ambil, Saiful Anwar. Kepada media ia menyampaikan, seharusnya memang harus bisa memilah dan memilih, mana yang layak menerima dan mana yang tidak layak menerima.

“Bahkan, terkadang ada juga dalam satu rumah mendapatkan dua bantuan sekaligus, itu kan tidak boleh,” kata Kades Ambal Ambil.

Lebih lanjut, tambah sapaan Pak Sibul. Harusnya sebelum membagikan bantuan berupa beras itu harus di seleksi terlebih dahulu, jangan sembrono.

“Kalau operator desa kerja terlalu gegabah berisiko di belakang harinya, pastinya banyak komplain dari warga,” kata sapaan Sibul.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

Ditambahkan Sibul, barusaja ada beberapa warga mengadu ke dirinya tentang tidak mendapat bantuan yang kemarin dibagikan.

“Saya malu kepada warga saya, anak buah saya memang sembrono tanpa koordinasi dengan saya, hingga terjadi banyak komplain seperti ini,” ungkap Kades Ambal Ambil.

Sementara itu oknum Operator Desa Ambal Ambil inisial (R) saat di hubungi media ini melalui nomor seluler dan WhatsApp, enggan memberi komentar.

Adanya permasalahan ini mendapat sorotan dari beberapa warga sekitar. Menurutnya, operator dan Pemdes Ambal Ambil harus secepatnya membenahi permasalahan ini, agar masyarakat tenang.

“Ayo fokus kalau bekerja demi masyarakat, malu sama desa lain kalau kayak gini,” tutup warga.

Jurnalis : Doel.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!