Lumbung Berita
NEWS TICKER

Lahan Sien Orchid Prigen Akhirnya Dieksekusi

Kamis, 20 Januari 2022 | 8:14 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Setelah melalui proses bertahun-tahun, juru sita Pengadilan Negeri Bangil akhirnya berhasil mengeksekusi lahan Sien Orchid.

Eksekusi lahan yang berada di Jalan raya Ngemplak, Kelurahan/Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan ini dimulai pagi tadi sekira pukul 09.00 WIB (20/01/2022).

Sejumlah Polisi dibantu dengan TNI dan Satpol PP ikut ambil bagian dalam eksekusi lahan yang dulunya terkenal dengan tempat konservasi anggrek tersebut.

“Eksekusi ini sesuai dengan Penetapan Ketua Negeri Bangil untuk melakukan pengosongan terhadap lahan di sini,” tutur Kuasa Hukum Pemohon, Awaludin Samon.

Sesuai Surat Penetapan tersebut, ada tiga lahan yang dieksekusi. Semuanya masih terletak dalam satu area.Total luas lahannya sebesar 11.760 meter persegi.

Berbeda dengan kejadian sebelumnya, eksekusi kali ini berlangsung mulus. Tak ada perlawanan dari pihak Pemilik Sien Orchid layaknya tahun 2016 silam.

“Alhamdulillah berjalan dengan lancar dan baik. Artinya, termohon eksekusi juga sudah menyadari dan kita tinggal mengambil saja,” ungkap Awaludin.

Seluruh barang-barang milik keluarga Moling Suwardjo-Sien Vanita, pemilik Sien Orchid, dievakuasi ke dalam bak truk dan pikap. Barang-barang itu dibawa ke Surabaya sesuai permintaan termohon.

Baca Juga : klik disini  Terpilih di Pilkades 2022, Selamet Riyadi siap Tancap Gas

“Semua lancar. Kita juga membantu memindahkan barang sesuai tempat yang diminta termohon di Surabaya,” jelas Awaludin.

Kasus yang membelit Sien Orchid sebetulnya terjadi sejak lama. Tepatnya pada 2007. Kala itu lahan konservasi ini mendapat fasilitas kredit dari BRI Cabang Pasuruan sebesar Rp2 Miliar.

Namun sekitar tahun 2009 pembayaran kredit itu macet. Hingga pihak Bank pun melelang pada 9 Agustus 2012. Pemenang lelang itu adalah M. Rosyid dengan nilai penawaran sebesar Rp3 miliar.

Eksekusi pertama terjadi pada 14 Juni 2013. Hasilnya gagal karena dihalangi oleh para pecinta anggrek. Kemudian eksekusi kedua dilakukan pada 28 Juli 2016. Sama dengan yang pertama, eksekusi kali ini juga gagal.

Bahkan eksekusi kedua ini sempat ricuh. Sempat terjadi saling dorong antar massa Sien Orchid dengan juru sita. Sien Vanita mempertahankan asetnya karena ia mengajukan kasasi.

Setelah memakan proses hukum yang cukup lama, akhirnya hari ini, tempat yang berhasil menyilangkan anggrek sampai terdaftar di Royal Horticultura London ini pun resmi dikosongkan.

Baca Juga : klik disini  Awak Media Ramaikan Donor Darah Pemuda Krajan Sengonagung

“Ini sudah (eksekusi) ketiga kalinya. Memang prosesnya lama, karena kita menghormati perlawanan hukum yang dilakukan oleh termohon (Sien Vanita),” pungkas Kuasa Hukum yang beralamat di Beji itu.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!