Lumbung Berita
NEWS TICKER

MAKAR Turun Jalan adanya Dugaan Kongkalikong di Kabupaten Pasuruan

Rabu, 27 Oktober 2021 | 2:37 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Beberapa aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Anggaran Rakyat (MAKAR), melakukan Aksi Damai di dua tempat berbeda yakni Kejaksaan Negeri dan halaman Perkantoran Pemkab Pasuruan, Selasa (26/10/2021).

Didepan Kejaksaan Negeri, Lujeng Sudarta, selaku koordinator menyampaikan bahwa ini sebagai bentuk dukungan moral, kepada Kejaksaan untuk menangkap para pencuri uang rakyat.

“ini bentuk dukungan moral kami kepada kejaksaan untuk menangkap para pencuri uang rakyat,” Ungkap Lujeng, sembari memberikan simbol kitab suci Al-Qur’an kepada ketua penyidik Kejaksaan Negeri Kabupaten Pasuruan.

Selanjutnya massa sembari orasi bergerak ke arah Perkantoran Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan.

Kedatangan massa ke Perkantoran untuk mengkritisi, terkait dugaan adanya penyimpangan yang ada di Kabupaten Pasuruan.

“Kami melihat ada potensi KKN antara legislatif dan eksekutif, terkait penunjukan langsung (PL) tahun anggaran 2020,” Katanya.

Kita tidak mempermasalahkan Pokir (Pokok Pikiran), karena itu sudah menjadi hak konsitusi hak penganggaran Bajeting DPRD.

 

“Akan tetapi jadi penyimpangan ketika anggota DPRD menunjuk rekanan secara langsung, yang jadi eksekutor bukan eksekutif atau OPD,” Tambahnya.

Baca Juga : klik disini  Sat. Polairud Polres Sampang Kawal 2000 Dosis Vaksin Ke Pulau Mandangin Sampang

Menurutnya, penunjukan rekanan yang dilakukan anggota Dewan diduga kuat adanya komitmen fee, maka inilah yang akan muncul potensi grafitasi ke anggota Dewan. “Kita juga sudah melaporkan kasus ini ke Kejaksaan,” Jelasnya.

Disatu sisi, urai Lujeng, kita melakukan aksi ini agar birokrasi di Pemkab Pasuruan berjalan On The Track, agar tidak bisa di intervensi oleh pihak kekuasan manapun termasuk anggota Dewan.

“Fungsi eksekusinya itu hanya di birokrasi bukan dari pihak manapun, dan kita hanya pingin meluruskan itu,” Urainya.

Sementara itu, masih menurut pria berkumis tipis, kami melihat OPD pun juga ada kongkalikong dengan pihak Dewan, yang membuat kami turun dengan kekuatan massa agar melakukan preser. Supaya birokrasi di Kabupaten Pasuruan berjalan pada fungsinya sebagai pelayan publik, bukan pelayanan para politik.

“Kalau kita membedah postur anggaran, postur anggaran itukan belanja modal yang berasal dari Musrembang dan juga Pokir, jadi kalau kita membedah belanja anggran di eksekutif hampir 80% itu dari Pokir. Nah hasil Musrembangnya kemana.??,” Tanya MAKAR.

Baca Juga : klik disini  Kisah Tyas Pesilat Asal Pandaan: Punya Naluri Berkelahi Sejak Kecil

Aksi Damai beberapa aktivis yang tergabung dalam Masyarakat Anti Korupsi Anggaran Rakyat (MAKAR), di dua tempat berjalan damai dan tertib dalam pengawalan ketat Polres Pasuruan serta BKO Polda Jatim.

Jurnalis : Mashuri.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!