Lumbung Berita
NEWS TICKER

Mediasi Memanas, Dua Warga Rabono Selisih Faham Soal Tanah

Minggu, 4 April 2021 | 12:28 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Mediasi perselisihan masalah tanah dua warga Desa Rabono yakni Munib dengan Muhammad, siang tadi Sabtu (03/04/2021) sempat memanas.

Bertempat di balai Desa Rabono, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan mediasi berlangsung.

Hadir dalam mediasi Kades Rabono, Hamzah. Waka Polsek Wonorejo. Lawyer dari Muhammad, Tatok Ridiantono S,H M,H. Asy’ari, pendamping dari Munib serta lainnya.

Perselisihan bermula saat Munib membeli sebidang tanah dari Ramsi pada tahun 2020 disertai AJB (akte Jual Beli). Namun, tanah seluas kurang lebih 2300 m2 tersebut di garap Muhammad.

Lambat laun kedua belah pihak sama sama mengklaim atas kepemilikan tanah tersebut.

Hamzah (Kades) saat di konfirmasi mengatakan bahwa, sampai saat ini tanah tersebut masih atas nama Ramsi.

“Sampai saat ini tanah tersebut masih atas nama Ramsi, makanya waktu pengurusan AJB tembus semua termasuk buku letter C nya ada, SPPT nya juga ada,” Ucapnya.

Kades Rabono berharap agar masalah ini selesai secara kekeluargaan, dan jangan sampai dibawa keranah pengadilan.

“Ya kalau bisa selesai disini mas, jangan sampai ke pengadilan,” Harap Kades.

Baca Juga : klik disini  Tempat Rehabilitasi Sebagai Implementasi SPM Bidang Sosial

Senada dengan itu Asy’ari pendamping dari Munib berharap ini selesai kekeluargaan. Namun, kalau nanti masih deadlock alias buntu dirinya akan menempuh jalur hukum.

“Kalau buntu dalam satu minggu kita akan pasang patok diatas lahan tersebut,” Kata Asy’ari, yang juga ketua Lembaga Swadaya Masyarakat-Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (LSM-GMBI).

Dikatakan pria berpostur gempal ini, pihaknya memiliki data-data mulai dari AJB hingga Letter C yang atas nama Ramsi bukan Muhammad.

Sementara itu, Tatok (Sapaan), penasehat hukum dari Muhammad mengatakan, kalau mediasi ini di tunda 1 Minggu.

“Kalau tidak selesai maka kita kembalikan kepada kedua belah pihak mau menempuh jalur apa,” Jelas pria berdomisili di Kecamatan Purwosari.

Situasi sempat memanas ketika mediasi sudah di detik akhir. Untung kegaduhan tidak berlangsung lama dan tidak sampai adu fisik, karena mereka yang hadir ikut menenangkan satu dengan lainnya dan keributan akhirnya mereda.

Jurnalis : Samhuri.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!