Lumbung Berita
NEWS TICKER

Mobilnya Dibawa Kabur, Pengusaha Rental Mobil Malang Laporkan Ke Polresta

Jumat, 16 September 2022 | 3:31 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

MALANG_Lumbung-berita.com
Pengusaha persewaan mobil di Malang Raya LM laporkan dugaan tindak pidana penggelapan mobil miliknya ke Kepolisian Resort (Polresta) Malang Kota.

Laporan dilayangkan LM melalui kuasa hukumnya Dalu E Prasetyo dan Muhammad Calvin Alfarizy pasca 3 (tiga) unit mobil rental miliknya raib, dan digelapkan salah satu mitra (penyewa) berinisial (HN) warga yang berdomisili di sekitaran Pasar Besar Kota Malang dengan nomor laporan LP/B/365/VIII/2022/SPKT/POLRESTA MALANG KOTA/POLDA JAWA TIMUR.

Kuasa Hukum LM, Daluh Prasetyo, S.H, saat dikonfimasi media, Kamis (15/09/2022) mengatakan, kronologi penggelapan 3 unit mobil milik kliennyennya ini bermula dari penyewaan mobil yang dilakukan oleh terlapor (HN) pada Bulan April (Bulan Ramadhan) lalu.

“Pada bulan pertama tidak ada masalah dan berjalan dengan baik, akan tetapi masuk pada bulan ke dua, pembayaran persewaan mulai mengalami keterlambatan hingga pada bulan ke 3 saudara HN tidak bisa dihubungi lagi atau loss contact,” kata Dalu.

Pengacara dari Kantor Pengacara dan Konsultan Hukum Dalu E Prasetro and Partners yang berkantor Jalan Satsuitubun 4, RT.005/ RW.003 Kota Malang ini membeberkan, tiga unit mobil yang diduga digelapkan HN terdiri dari Honda Brio, Avanza dan Suzuki R3.

“Setelah 3 unit kendraan ini hilang dan klien kami melakukan pengecekan GPS, ditemukan sinyal dari unit Honda Brio di Tajinan Kabupaten Malang dan unit tersebut sementara dikuasai saudara RK. Namun, ketika klien kami coba mendatangi pada hari pertama, klien kami mendapati unitnya ada disana dengan kondisi ban Mobilnya kempes. Saat itu, saudara RK sempat bersitegang dan hampir terjadi benturan fisik,” lanjutnya.

Baca Juga : klik disini  Tiga Perangkat Desa Ngerong - Gempol Resmi dilantik

Guna menghindari benturan fisik, Dalu menerangkan, kliennya memilih pulang dan besoknya (hari ke dua) melanjutkan dengan komunikasi dan bertemu namun masih terjadi perdebatan antara RK dan pilah LM.

“Dalam pertemuan tersebut saudara RK mengaku bahwa menerima unit tersebut dari HN dan meminta 15 juta rupiah agar unit tersebut dikeluarkan. Akan tetapi klien kami keberatan dan dua hari pasca itu, sinyal GPS unit honda brio hilang dan diduga sengaja dirusak,” terang pengacara muda ini.

Sementara itu, LM pemlik 3 unit kendraan yang hilang ini saat dikonfirmasi terpisah menerangkan telah melanjutkan perkara ini ke jalur hukum dengan menunjuk Dalu Prasetyo and Partners sebagai tim kuasa hukumnya.

“Harapan saya ya semoga 3 unit mobil saya bisa segera kembali dan kami mempercayai itu kepada bapak-bapak kepolisian,” singkatnya.

LM pada kesempatan ini juga sempat membeberkan, pelaku HN dalam aksinya diduga telah berhasil menggelapkan sujumlah 31 unit mobil rental milik para agen renatalan mobil di Malang Raya.

Merespon hal ini, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasarteskrim) Polresta Malang AKP. Bhayu Febrianto P, S.H., S.I.K., M.I.K, saat dikonfirmasi mengatakan, laporan sudah diterima oleh Satreskrim Polresta Malang Kota dan saat ini sedang ditangani Unit 6 (RANMOR) Reskrim Polresta Malang Kota.

Baca Juga : klik disini  Saling Koordinasi, Kapolsek Purwosari Giat Cangkru'an bersama Beberapa Instansi

“Satreskrim Polresta Malang Kota dalam menanggapi persoalan ini akan melaksanakan prosedur hukum sebagaimana mestinya,”singkat Kasat Reskrim Polresta Malang Kota AKP. Bhayu Febrianto.

Jurnalis : Sugi-Hum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!