Lumbung Berita
NEWS TICKER

Muscab Digelar, PHRI Pasuruan Punya Ketua Baru

Rabu, 17 Maret 2021 | 11:20 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Badan Pimpinan Cabang (BPC) Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pasuruan mengadakan Muscab ke- VI di Hotel Royal Tretes View, Prigen, Kabupaten Pasuruan, Rabu (17/03/2021).

Agenda Muscab kali ini selain laporan pertanggungjawaban pengurus periode sebelumnya, juga untuk memilih Ketua PHRI periode 2021-2026.

Muscab dengan tema “Pariwisata Pasuruan Bertahan untuk Bangkit” ini dibuka oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan, Eka Wara Brehaspati sekira pukul 10.40 WIB.

“Tema Pariwisata Pasuruan bertahan untuk bangkit dipilih karena sekalipun dalam kondisi pandemi, kami pelaku wisata Pasuruan tetap bertahan untuk bangkit kembali,” ujar Ketua Panitia Muscab PHRI Pasuruan, Lukas Cahyabuana.

Dijelaskan oleh pria yang akrab disapa Lukas ini, kandidat Ketua PHRI mengerucut ke dua orang. Yakni incumbent Djoko Widodo dan Fuji Subagiyo.

“Kedua kandidat ini yang akan bertarung untuk posisi Ketua PHRI Pasuruan periode 2021-2026,” ujar pria yang juga Ketua DKKP tersebut.

Setelah penjabaran visi misi dan program-program dari dua kandidat, Fuji Subagiyo akhirnya terpilih sebagai Ketua PHRI menggantikan Djoko Widodo. Subagiyo dilantik secara langsung oleh Wabup Pasuruan, Mujib Imron.

Baca Juga : klik disini  Komunitas Peduli Jasa Kontruksi Gelar (KPJK) Syukuran, ini Kata Ketua..!

Ditemui seusai Muscab, pria yang akrab disapa Bagiyo ini menuturkan dirinya akan lebih humanis dan mengintensifkan koordinasi antar anggota.

“”Saya akan lebih mengoordinasikan seluruh anggota. Lebih humanis lagi. Potensi kita besar. Kalau dibarengi dengan koordinasi yang baik tentu akan mudah mencapai kemajuan,” tuturnya.

Diakui oleh pria yang berdomisili di Prigen ini, dunia perhotelan dan restoran sempat goyah diterjang pandemi. Namun, dirinya yakin, pandemi bukan halangan untuk mencapai kemajuan.

“Awal pandemi semua terpuruk, tapi bukan berarti kita tidak bisa maju. Saya yakin, pandemi akan membuat kita semakin maju. Istilahnya, kita diuji dengan hal yang sulit, pasti kedepannya akan menemukan kemudahan,” tukasnya.

Sementara itu, dikonfirmasi di tempat yang sama, Kadisparbud Eka Wara Brehaspati menyatakan pandemi menjadi tantangan tersendiri bagi pelaku hotel dan restoran.

Penerapan prokes, lanjut Eka Wara, menjadi hal yang mutlak. Sebab, kebijakan pemerintah akan berubah mengikuti status zona persebaran Covid-19 di daerah masing-masing.

“Jangan sampai karena prokes kurang ketat, angka konfirmasi Covid-19 menjadi naik dan berubah menjadi merah. Kalau sampai (zona) merah, ada konsekuensi yang lebih ketat. Efeknya bisa dirasakan bagi pelaku hotel dan restoran,” paparnya.

Baca Juga : klik disini  "Program Setengah Miliar Masker" Jadi Isapan Jempol Sebagian Masyarakat Pasuruan

Untuk itu, ia berharap kepengurusan yang baru ini dapat memiliki inovasi-inovasi yang bersinergi dengan Pemkab Pasuruan.

“Mari kita bersinergi. Kami juga butuh masukan yang konstruktif. Dengan kepengurusan PHRI 2021-2026, saya berharap dapat memberikan dampak pada masyarakat. Setidaknya kepada pekerjanya dan masyarakat sekitarnya,” pungkasnya.

Jurnalis : Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!