Lumbung Berita
NEWS TICKER

Non Tunai: Dinsos Sampang Disorot TIM GPN..!

Rabu, 20 Januari 2021 | 4:29 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Sampang_Lumbung-berita.com
Penghapusan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) mendapat reaksi dari Komandan Lembaga Swadaya Masyarakat – Generasi Peduli Negeri (LSM-GPN) Rolis Sanjaya, Rabu (20/01/21).

BPNT yang dilakukan pihak Dinas Sosial (Dinsos) Sampang menyisakan duka bagi masyarakat tidak mampu, dan para janda yang sangat butuh sekali perhatian pemerintah.

Pasalnya, banyak para warga miskin dan janda penerima program BPNT yang meresa dihapus secara sepihak oleh pihak Dinsos.

Salah satu contoh di Desa Banyumas, Kacamatan Sampang, puluhan warga miskin dan janda mengeluh ke Pos Jonggol, markas besar Tim GPN jalan Imam Bonjol Sampang.

Salah satu warga KTM menjelaskan kalau dirinya bingung, atas dasar apa namanya dihapus dari bantuan pemerintah.

“Tau sendiri suami saya hampir 4 tahun berbaring sakit lumpuh, malah bantuan beras “BPNT” saya dihapus, sedangkan uang bantuan corona “BLT-DD” gak dapat, yang dapat kebanyakan orang-orangnya Klebun semua,” Jelas KTM di Pos Jonggol.

Menanggapi hal tersebut Rolis Sanjaya, salah satu Aktivis yang selama ini sangat aktif dalam tindakan kemanusiaan mengatakan bahwa Tim GPN akan membantu mencarikan solusi untuk permasalahan ini.

Baca Juga : klik disini  Pesan Kapolres Pasuruan untuk Masyarakat : Hati-Hati dalam Memilih Telur

“Kakan meminta Dinsos Sampang untuk mengaktifkan kembali para warga yang layak menerima bantuan ini,” Kata panggilan Bang Rolis.

Ia juga berpesan kepada Kades Banyumas serta para perangkatnya dan pihak Dinsos Sampang, selaku pelaksana di Kabupaten Sampang.

“Kami tim GPN meminta tolong segera aktifkan kembali bantuan warga yang membutuhkan ini, jangan kalian hapus dengan alasan mereka sudah mampu atau sudah tidak layak untuk dibantu,” Ujarnya.

Kalian tidak punya hati nurani kalau menghapus bantuan orang miskin dan para janda ini, nanti data-datanya saya kirim kepada kalian dan silahkan cek sendiri ke lokasi. ” Tambah Bang Rolis.

Ia juga menegaskan kepada pelaksana program bantuan pemerintah yang didesa, atau pihak Dinsos Sampang untuk melakukan evaluasi ulang pendataan yang telah dilakukan.

“Saya Rolis sanjaya untuk dan atas nama masyarakat meminta kepada Kades Banyumas, beserta para perangkatnya, wabilkhusus kepada pihak Dinsos Sampang jangan sampai kalian main-main dengan program bantuan dari pemerintah untuk masyarakat,” Jelasnya.

Menurutnya, Tim GPN akan kawal semuanya sampai benar-benar sesuai dan tepat sasaran untuk penerimanya.

Baca Juga : klik disini  143 KPM Terima BLT-DD Desa Sengonagung

“Untuk warga miskin dan para janda tolong segera aktifkan kembali, jangan kalian hapus malah ditinggalkan begitu saja,” Gertak Bang Rolis.

Komandan LSM-GPN Sampang juga menuturkan, BPNT bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada KPM secara tepat.

“Harus tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, tepat harga, tepat kualitas dan tepat administrasi,” Tutupnya.

Dikatakan Bang Rolis, sehingga ketahanan pangan di tingkat KPM dapat meningkat, dan sekaligus sebagai mekanisme perlindungan sosial dan penanggulangan kemiskinan.

Peralihan program dari RASTRA ke BPNT di maksudkan untuk memberikan nutrisi yang lebih seimbang, yang dulunya cuma beras sekarang ada tambahan Telur. Dengan menggunakan kartu yang dibelanjakan melalui E-Warung.

Jurnalis : Ali.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!