Lumbung Berita
NEWS TICKER

Paguyuban Tembang Kenangan Ultah, Ki Bagong Minta Pemda Beri Perhatian

Minggu, 8 Januari 2023 | 1:37 pm
Reporter: Indra
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Ketua Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jatim, Ki Bagong Sabdo Sinukarto, meminta pemda memberi perhatian kepada paguyuban pelestari seni. Salah satunya paguyuban tembang kenangan.

Pernyataan pria yang akrab disapa Ki Bagong ini keluar saat menghadiri ulang tahun ke-11 Paguyuban Ojo Dumeh di salah satu resto di Kota Pasuruan, Minggu (8/1/2023).

“Komunitas seperti ini bisa bertahan hingga 11 tahun dan memiliki anggota yang begitu banyak. Tentu itu suatu prestasi yang sangat luar biasa,” ujarnya.

Lebih lanjut ia meminta Pemda memberi perhatian kepada komunitas semacam Paguyuban Ojo Dumeh. Pasalnya, mayoritas anggotanya adalah lansia.

Para lansia, sambung Ki Bagong, membutuhkan ruang berekspresi dan beraktivitas dalam menyalurkan bakatnya. Pemda, sebutnya, bisa membantu lewat kepastian payung hukum.

“Kalau paguyuban ini sudah berbadan hukum sejak saya masih di DK3P (Dewan Kesenian dan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan). Nah, komunitas-komunitas seperti inilah yang layak diperhatikan pemerintah untuk mendapatkan payung hukum,” paparnya.

Informasi yang didapat Lumbung Berita, selain FPK Jatim, acara ini juga dihadiri oleh puluhan anggota paguyuban, musisi-musisi Pasuruan hingga paguyuban lain dari Sidoarjo, Probolinggo, dan Malang.

Baca Juga : klik disini 👇  Digitalic: SEO yang Baik Harus Berdampak Bagi Bisnis

Subarjo Sukowati, Ketua Paguyuban Ojo Dumeh kepada wartawan mengatakan paguyubannya murni untuk melestarikan tembang-tembang lama agar tetap terjaga nilai estetisnya.

“Sekaligus sebagai bentuk penghormatan kepada para musisi, penyanyi dan pencipta lagu yang sudah menghasilkan karya yang sangat luar biasa,” terangnya.

Barjo menambahkan, terbentuknya komunitas yang sudah berbadan hukum ini tak lain sebagai ajang silahturahmi bagi para lansia agar tetap bergembira ketika menjelang hari tua.

”Kami ini garda terdepan untuk menjaga kelestarian lagu-lagu hiburan Indonesia sekaligus memberikan ajang bagi para lanjut usia untuk tetap bisa menyalurkan bakat sekaligus menghibur diri di hari tua,” ujar pensiunan Pemkab Pasuruan ini.

Di tempat yang sama, Teguh Setia Budi, Musisi sekaligus seniman dari Pasuruan Timur menambahkan, jika acara yang digelar oleh komunitas Ojo Dumeh ini memiliki manfaat yang luar biasa untuk para lansia.

“Aktivitas menyanyi dan menari dalam acara ini sangat berpengaruh pada proses penuaan. Setidaknya ada proses penundaan penuaan dan menambah kekuatan sendi dan tulang,” tutupnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Pelatihan Tematik Biosaka di Kantor Balai Penyuluh Pertanian Purwosari Mampu Menciptakan Generasi yang Inovatif

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!