Lumbung Berita
NEWS TICKER

Pandemi Covid-19 Tak Kunjung Usai, Warga Mengadu Ke DPRD Provinsi Jatim Saat Reses

Sabtu, 8 Mei 2021 | 2:57 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com Sejumlah kolega dan konstituen yang mayoritas kalangan Ibu-ibu dan pemuda, serta para tokoh masyarakat Desa Martopuro Kecamatan Purwosari Kabupaten Pasuruan kembali mengadukan keluhan akan nasibnya di masa sekarang, akibat Pandemi Covid-19 yang tak kunjung berakhir, yang dirasa semakin hari semakin bertambah sulit akan perekonomian di tengah-tengah masyarakat saat ini.

Masyarakat tersebut mengeluh kepada wakil rakyat dalam kegiatan reses ke II anggota DPRD Provinsi Jatim, H. Ahmad Hilmy, S,Ag, di sejumlah lokasi di Dapil Pasuruan Probolinggo, Jum’at (07-05-21).

Gus Hilmy (Panggilan) anggota DPRD Jatim Komisi C, mengaku tidak akan pernah berhenti untuk memperjuangkan masyarakatnya, agar tetap bisa bertahan di masa Pandemi Covid-19 saat ini yang tak kunjung berakhir.

Dikatakan Gus Hilmy, tak hentinya kami berkeliling dan mendekatkan diri ke masyarakat untuk menampung semua akan keluhan masyarakat.

“Karena hal itu adalah langkah wajib bagi kami sebagai anggota DPRD Provinsi Jatim dalam rangka serap aspirasi setiap empat bulan sekali keliling dapil, sehingga banyak sekali temuan-temuan dari masyarakat yang mesti kita perjuangkan di parlemen,” Tegas Gus Hilmy.

Pria asal Kecamatan Bangil ini mengakui, salah satunya yang banyak dikeluhkan masyarakat adalah soal Susahnya mendapatkan perekonomian, baik itu terkait pekerjaan hingga ruang gerak untuk beraktivitas.

Baca Juga : klik disini  Akibat Gempa, Rumah Warga Tutur dan Wonorejo Rusak

“Dimana ini menjadi persoalan yang sangat pahit sekali, sampai hari ini pemerintah masih belum bisa memberikan solusi terbaik,” Ungkap Politisi muda PKB.

Dalam reses ini Gus Hilmy juga mendapatkan sejumlah aspirasi lainnya. Seperti terkait permintaan pembangunan infrastruktur pedesaan yang masih belum layak, ia menilai masalah infrastruktur ini tidak cukup ditangani pemerintah pusat dengan dana desa saja.

Perlu sinergi antara Pemerintah Provinsi hingga Kabupaten. “Misalnya jalan kabupaten sudah sangat rusak tapi tidak bisa dibantu oleh anggaran dari pemerintah Provinsi. Nah hal semacam ini perlu ada solusi juga karena sudah ditunggu oleh masyarakat,” Pungkas Gus Hilmy pada pelaksanaan Reses II 2021 ini.

Jurnalis : Yudha.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!