Lumbung Berita
NEWS TICKER

Pencuri Mesin Chopper Penggiling Padi di Tangkap Polsek Wonorejo

Selasa, 4 Juni 2024 | 9:50 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

 

 

Pasuruan_Lumbung-berita.com

1 (Satu) orang pelaku pencuri Mesin Chopper Penggiling Padi di amankan Unit Reskrim Polsek Wonorejo Polres Pasuruan. Senin (03/06/2024).

 

Pelaku yakni seorang pria MW (48) warga Dusun Tegalarum, Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan. Sedangkan korban yakni Muhammad Toyib (52) warga Jalan Ledok, Dusun Krajan III, Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan.

 

Kapolres Pasuruan AKBP Teddy Chandra, melalui Kapolsek Wonorejo AKP Agus Purnomo menjelaskan kronologi kejadian bahwa pada Sabtu (25/05/2024) pukul 09.00 WIB, telah terjadi tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebuah Mesin Chopper Penggiling Padi, di sebuah tegalan termasuk Dusun Krajan III, Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo.

 

“Awalnya diketahui ketika korban datang ke tegalan untuk melihat mesin choper penggilingan padi miliknya yang di taruh di tegalan milik korban, dan korban kaget ketika melihat mesin penggilingan padi tidak ada di tempatnya. Selanjutnya korban melaporkan kejadian ke Polsek Wonorejo, atas kejadian tersebut korban mengalami kerugian sebesar Rp. 18.000.000,-(delapan belas juta rupiah),” ungkap Kapolsek Wonorejo.

Baca Juga : klik disini šŸ‘‡  Sidang ke Delapan Soal Sertifikat, ini Kata Kuasa Hukum Tergugat..!!

 

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota Reskrim Polsek Wonorejo, akhirnya pelaku berhasil ditangkap di rumahnya serta dari hasil pemeriksaan pelaku juga mengakui bahwa dirinya melakukan pencurian mesin penggilingan padi pada malam hari dibantu 2 (dua) orang temannya H dan R (DPO),” tambah mantan Kasat Reskoba Polres Pasuruan.

 

Dari hasil penangkapan pelaku, anggota berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa :

1 (satu) lembar kwitansi pembelian penggerak mesin Choper. 2 ( dua) buah ban mesin Choper. 1( satu) buah sarung warna hijau bergaris yang digunakan pelaku saat melakukan pencurian. 1 ( satu) buah handphone merek OPPO warna hitam.

 

“Dalam hal ini, pelaku dijerat melanggar Pasal 363 ayat (2) KUHP dengan ancaman hukuman 7 (tujuh) tahun penjara,” pungkas AKP Agus Purnomo.

 

Jurnalis : Lu-Hum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITAĀ 
error: Content is protected !!