Lumbung Berita
NEWS TICKER

Penyakit LSD Melanda Purwosari, Peternak Sapi Resah

Rabu, 12 Juli 2023 | 4:15 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Pemilik sapi, Mutholip, warga Dusun Krajan RT/RW: 01/05 Desa karangrejo, Kecamatan Purwosari ini resah. Pasalnya, sapinya kini terkena penyakit Lumpy Skin Disease (LSD) dengan ciri tubuh sapi bentol-bentol.

Ditemui di rumahnya Rabu (12/07/2023), sapaan Tholib ini menyatakan kalau dirinya was-was, ia berharap Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Pasuruan bergerak cepat menanggulangi penyakit yang dikenal dengan nama lato-lato.

Menurutnya, penyakit ini menjadi kewaspadaan para peternak sapi di desanya. “Karena tidak menuntut kemungkinan penyakit ini bisa meluas dan bisa menyerang pada sapi yang lain, secara tidak langsung petani tetap menjadi korban,” kata Tholib.

Adanya penyakit LSD yang menimpa peternak di Desa Karangrejo, mendapat sorotan dari ketua paguyuban daging se Pasuruan Raya, Habibi.

Pria berdomisili di Kecamatan Sukorejo ini mengatakan bahwa, dirinya selama ini sudah melakukan kordinasi bersama Disnak Kabupaten Pasuruan.

Habibi menjelaskan, bahwa hasil pertemuan bersama Disnak Kabupaten Pasuruan 1 bulan terakhir yaitu paguyupan di gandeng, untuk melakukan pencegahan dan selalu berkordinasi dengan petugas-petugas Disnak.

Baca Juga : klik disini 👇  Rumah Pimred Potretlensa di Teror Pakai Batu dan Senapan Angin

“Selalu koordinasi baik ke para mantri hewan juga dokter hewan yang di lapangan. Disnak sendri selama ini sudah jauh-jauh hari melakukan pencegahan,” jelas ketua Paguyuban Daging se Pasuruan Raya.

Namun, ungkap pria bermata sipit ini, apalah daya Disnak sendri selama ini kekurangan petugas di lapangan.

“Disnak sendiri sudah melakukan pengajuan ke pemda dan pemerintah pusat, untuk perekrutan petugas ASN ataupun petugas P3K, namun sampai saat ini surat pengajuan belum juga ada jawaban,” tutup Habibi.

Diketahui sebelumnya, sekitar tahun kemarin Penyakit Mulut dan Kuku melanda (PMK) hewan berkuku belah/genap, seperti sapi, kerbau, babi, kambing, domba termasuk juga hewan liar seperti gajah, rusa dan sebagainya.

Saat ini masyarakat berharap kepada Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Pasuruan, agar bergerak cepat dalam menanggulangi penyakit LSD atau Lato-lato.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan dari Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Pasuruan dikarenakan kesibukan.

Jurnalis : Lum/Red.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!