Lumbung Berita
NEWS TICKER

Perbaikan Situs Indrakila Akhirnya Rampung

Sabtu, 8 Juli 2023 | 12:16 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Perbaikan situs-situs Indrakila di Dusun Talunongko, Desa Dayurejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, akhirnya rampung.

Sebagai wujud syukur, siang ini (8/7/2023) para budayawan-seniman mengadakan tumpengan di rumah salah satu budayawan muda Talunongko.

Informasinya, perbaikan situs yang diprakarsai Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Pasuruan dan didukung oleh Dewan Kebudayaan Kabupaten Pasuruan (DKKP) ini selesai sekitar seminggu yang lalu.

Total ada 6 situs dan 2 fasum yang diperbaiki. Ke-6 situs itu adalah Satrimanggung, Eyang Kabul, Candi Suprabawati, Eyang Srenggi, Eyang Sitinggil dan Pendopo Eyang Mintorogo.

Selain situs-situs tersebut, turut diperbaiki juga gapura pintu masuk kompleks Pertapan Indrokilo dan penyediaan MCK di seputar situs Indrokilo.

“Tidak hanya cungkup situs yang kami perbaiki, fasilitas MCK juga kami siapkan,” terang Sekretaris FPK Pasuruan, Puput Surya Dewi.

Untuk membenahi semua bangunan ini, total anggaran yang dikeluarkan mencapai puluhan juta. Seluruh anggaran berasal dari kantong pribadi seniman-budayawan.

“Sumber dana murni swadaya hasil dari teman-teman seniman dan budayawan. Malahan, ada juga yang berasal dari seniman non pribumi,” jelasnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Ketum LSM P-MDM (Gus Ujay) Mengapresiasi Kinerja Polsek Purwosari

Dihubungi terpisah, Ketua DKKP Lukas Cahyabuana mengaku gembira dengan hasil akhir perbaikan. Bangunan cagar budaya yang awalnya terkesan kumuh, kini terlihat bersih.

“Sebelumnya kondisinya sangat memprihatinkan. Nah, setelah diperbaiki, kami yakin kalau Suroan, akan banyak yang memilih bermalam di sana,” ungkapnya.

Pria yang juga pengusaha ini kemudian berpesan untuk bersama-sama menjaga situs cagar budaya. Tak hanya pemerintah, tetapi juga seluruh warga dan pengunjung.

“Mari dijaga bersama. Pemerintah wajib mendukung. Para pendaki maupun pengunjung harus menjaga kebersihan. Teman-teman seniman-budayawan juga harus bersinergi dengan masyarakat sekitar,” harapnya.

Sementara itu, Ketua FPK Jatim, Ki Bagong Sabdo Sinukarto, mengamini bahwa kontribusi dari pecinta budaya non pribumi begitu luar biasa.

Kegiatan ini, sebutnya, merupakan bentuk keselarasan semua komponen masyarakat yang peduli dengan budaya bangsa.

“Tanpa ada maksud berbicara SARA, tapi begitulah kenyataannya, kegiatan ini didukung juga oleh para pelaku budaya dari non pribumi,” ujarnya bangga.

Kepedulian FPK Pasuruan ini pun mendapat apresiasi dari Kabid Kebudayaan Dispendikbud Kabupaten Pasuruan, Ustadi.

Baca Juga : klik disini 👇  Lika-Liku Sampah di Randupitu (1): Dari Pempes Terwujudlah Penghargaan

Menurut pria murah senyum itu, pelestarian cagar budaya tak bisa dilakukan Dispendikbud seorang diri tanpa bantuan dari pecinta seni dan budaya.

“Kami sangat terbantu dengan kepedulian FPK Pasuruan. Kalau kami bekerja sendiri jelas tak mampu. Makanya, kami berterima kasih kepada teman-teman budayawan FPK atas peran sertanya dalam upaya pelestarian cagar budaya di Pasuruan,” tandasnya.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!