Lumbung Berita
NEWS TICKER

Pinjaman Membengkak Ratusan Juta di Koperasi: Sumiati Mengadu ke DPRD Kabupaten Malang

Jumat, 8 Oktober 2021 | 1:53 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Malang _Lumbung-berita.com
Sumiati (49) didampingi kuasa hukumnya mendatangi DPRD Kabupaten Malang, untuk mengadukan nasibnya terkait pinjaman 60 juta membengkak menjadi 190 juta ke Koperasi WS, Kamis (07/10/2021).

Didampingi kuasa hukumnya, Dedy Suteja, SH dan Fauziah Irnani SH dari Lembaga Bantuan Hukum Nasional Indonesia (LBHI), Sumiati menceritakan, pada Juli 2018 dirinya mengajukan pinjaman modal sebesar Rp 60 juta dengan jaminan Sertifikat Rumahnya.

Pengajuan hutang, kata Sumiati, disetujui oleh pihak koperasi dengan angsuran sebesar Rp 2.600.000 per bulan selama 36 kali.

“Saya sudah melakukan pembayaran selama 10 kali angsuran. Karena kondisi pandemi saya ada kesulitan untuk membayar angsuran tersebut,” Kata wanita yang tinggal di jalan Telogo Suryo No.2, Telogomas, Kota Malang.

Dijelaskan Wanita berambut pendek ini, hutang pokok dirinya tinggal Rp 36 juta ditambah bunganya Rp 20 jutaan.

Selanjutnya Sumiati berniat melunasi. Namun, dendanya terlalu tinggi, yakni mencapai ratusan juta. Kata pihak koperasi tanggungan dirinya mencapai Rp 190 juta.

“Pada awal pandemi 2020 saya pernah mengajukan restrukturisasi ke pihak koperasi atas hutang saya, tetapi tidak ada respon dari pihak koperasi, malah pada April 2021 kemarin saya menerima surat somasi dari mereka dengan catatan hutang pokok Rp 36 juta ditambah bunga sama dendanya mencapai Rp 143 juta,” Jelas Sumiati sembari menunjukkan surat pengaduan ke DPRD Kabupaten Malang.

Baca Juga : klik disini  Pelaku Kekerasan Terhadap Anak Dibawah Umur, di Amankan Polres Batu

Sementara itu kuasa hukum dari Sumiati yakni Dedy Seteja, SH dan Fauzia Irnani, SH, mengatakan bahwa kami bersama klien (Sumiati) hari ini datang ke koperasi WS untuk menanyakan kembali terkait pelunasan, akan tetapi masih belum bisa diterima permohonan angka pelunasan klien kami, karena dari dinas koperasi Kabuten Malang masih dalam proses verifikasi.

“Kami menghadap ke DPRD Kabupaten Malang untuk mengadu terkait dengan perkara Bu Sumiati. kami berharap bisa audensi dengan dengan DPRD komisi IV, tetapi belum bisa ketemu karena anggota dewan ada giat vaksin,” Kata kuasa hukum dari Sumiati.

Namun, dijelaskan kuasa hukum, surat permohonan audensi sudah diajukan dan sudah di terima di bagian umum DPRD Kabupaten Malang.

“Harapan kami semoga segera ada berita baik buat penyelesaian perkara klien kami, melalui audensi yang masih menunggu jadwal dari DPRD Kabupaten Malang,” Harapnya.

Di ceritakan Dedy Suteja, SH, kalau pihaknya bersama Lembaga Perlindungan Konsumen Nasional Indonesia (LPKNI), Dewan Pengurus Malang Raya, pada 06 Oktober 2021 mendatangi pihak koperasi WS untuk mengklarifikasi dan meminta rincian atas denda hutang Sumiati, namun pihak koperasi tidak bisa menunjukkannya, dengan alasan akan rapat dahulu.

Baca Juga : klik disini  Musim Hujan Datang, Dua Desa Berharap Pemerintah Perhatikan Longsoran Batu

Tidak berhenti disitu, kuasa hukum bersama LPKNI mendatangi Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang, dan bertemu Kepala Dinas, Pantjaningsih Sri Redjeki.

Setelah pertemuan tersebut, Dinas Koperasi dan UMKM berjanji bahwa akan segera menindaklanjuti aduan dari Sumiati.

Kepada awak media Sugeng, selaku Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Malang mengatakan, bahwa dinas telah menghubungi juga meminta klarifikasi masalah keluhan Sumiati.

“Kami telah menyurati pihak koperasi terkait SOP, Prosedur dan lain sebagainya,” Ujar Sugeng

Dijelaskan Sugeng, permintaan dari pihak Sumiati agar bisa melunasi pinjaman dengan nominal 50 juta, sesuai dengan kewajiban pembayaran seharusnya kepada koperasi, Sugeng mengatakan masih belum ada titik temu.

Perlu diketahui, hingga berita ini diterbitkan pada Jum’at (08/10/2021) awak media belum mendapat jawaban dari kepala koperasi WS, yang beralamat di jalan Raya Genengan, Pakisaji, Kabupaten Malang, melalui pesan singkat WhatsApp.

Jurnalis : Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!