Lumbung Berita
NEWS TICKER

Polemik Pilkades Kebonwaris Diadukan ke Gedung Dewan

Jumat, 11 Februari 2022 | 2:48 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Polemik lolosnya petahana sebagai Bacakades Kebonwaris memasuki babak baru. Timses Bacakades Dedy Poerwanto mengajukan hearing ke DPRD Kabupaten Pasuruan. Pengajuan itu dilayangkan tiga hari lalu (08/02/2022).

“Sudah kami ajukan ke Dewan. Sudah diterima. Sekarang kami sedang menunggu jawaban dari anggota dewan,” terang salah satu Timses Dedy, Harsila.

Pria asli Kebonwaris ini menerangkan, keputusan mengajukan hearing adalah keputusan bersama seluruh Timses Dedy. Disamping itu, banyak warga Kebonwaris yang ingin tahu kejadian yang sesungguhnya saat penutupan pendaftaran.

“Kami melihat dan mengamati panitia desa kurang greget. Mereka cenderung menunggu keputusan. Terutama keputusan Pak Camat. Sedangkan kecamatan sendiri terkesan diam juga. Makanya kami bawa ini ke DPRD,” ulasnya.

Ia menekankan tujuan pihaknya mengajukan hearing bukan untuk mencoret salah satu Bacakades. Melainkan membeberkan fakta yang terjadi saat tahapan Bacakades.

“Tujuan kita, biar kebenaran terungkap. Karena indikasi ada yang tidak beres. Kalau dampaknya ada yang tercoret atau tercatut namanya, ya itu konsekuensi dari tindakan mereka sendiri,” tegasnya.

Baca Juga : klik disini  AGUS SUYANTO : F- PKB Angkat Bicara Soal Kurang Maksimalnya Penyerapan Pupuk Bersubsidi

Saat pengajuan hearing, pihaknya menuliskan setidaknya 9 nama untuk ikut kegiatan tersebut. Nama-nama yang ia inginkan hadir adalah Ketua-Sekretaris panitia lama, pihak Kecamatan Pandaan, Sekdes Kebonwaris, dan perwakilan Timses Dedy.

“Kami ingin semua yang hadir disumpah. Karena bisa jadi ada kebohongan-kebohongan disitu. Karena kami melihat di panitia lama, ada indikasi manipulasi data. Yang dilaporkan ada yang tidak sesuai. Kami punya buktinya,” ungkapnya.

Hingga saat ini ia masih menunggu jawaban dari DPRD Kabupaten Pasuruan. Ia berharap agenda hearing segera dilaksanakan agar suasana pilkades tetap terjaga kondusif.

“Sampai saat ini belum ada jawaban kapan hearing dilakukan. Sepertinya ada yang perlu mereka dalami, tapi kalau menurut saya lebih baik segera diadakan biar cepat selesai,” harapnya.

Sementara itu dikonfirmasi terpisah di Taman Dayu, Pandaan, Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Sudiono Fauzan membenarkan adanya pengajuan hearing. Namun, ia belum bisa memastikan waktu tergelarnya agenda hearing.

“Sudah masuk. Sudah di Komisi I. Sekarang teman-teman masih reses. Mungkin paling cepat, Senin baru ada kabar jawaban,” terangnya disela-sela kunjungan Kapolda Jatim, kemarin (10/02/2022).

Baca Juga : klik disini  Sebelum Ambruk, Pemdes Sumbersuko Sudah Ajukan Perbaikan Jembatan Ngipik

Disinggung mengenai kemungkinan dianulirnya salah satu Bacakades, pria yang akrab disapa Mas Dion ini memilih enggan berspekulasi. Politisi asal PKB tersebut akan menyerahkan keputusan ke Komisi I.

“Teman-teman Komisi I nanti yang merumuskan. Kalau jadi ada hearing, nanti akan keluar rekomendasi untuk pihak-pihak terkait. Masalah dianulir atau tidak, itu wewenang panitia,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, pendaftaran Bacakades Kebonwaris diwarnai polemik. Petahana disebut-sebut tidak memenuhi kualifikasi sebagai Bacakades karena ada dua syarat administrasi yang tak dilengkapi saat penutupan pendaftaran. Yakni Surat Izin Cuti dari Bupati dan Surat Sedang Tidak Menjabat dari Kecamatan.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!