Lumbung Berita
NEWS TICKER

Polisi Hentikan Pelarian DPO Kasus Kekerasan Seksual dan Penganiayaan di Malang

Senin, 25 September 2023 | 5:13 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Malang Raya_Lumbung-berita.com
Polres Malang berhasil mengungkap kasus kekerasan seksual dan penganiayaan yang menggemparkan wilayah Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. Tersangka berhasil ditangkap setelah melarikan diri selama satu tahun.

Iptu Ahmad Taufik, Kasihumas Polres Malang, mengungkapkan, tersangngka yang diamankan berinisial VC (35), warga Desa Gunungrejo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. VC diamankan gabungan Reserse Polres Malang dan Polsek Singosari pada 12 September 2023.

“Kami berhasil mengungkap kasus kekerasan seksual disertai penganiayaan, pelakunya satu orang,” kata Iptu Taufik di Polres Malang, Senin (25/9/2023).

Taufik menambahkam, kronologi kejadian yang tragis ini bermula pada tanggal 26 Maret 2022 lalu. Saat itu, korban YA (26), seorang warga Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, sedang menunggu angkutan umum di sekitar Karanglo, Singosari, dengan niat untuk pulang ke rumahnya.

Pada saat itu, tersangka VC mendekati korban dan menawarkan tumpangan. Mengingat situasi yang sudah malam dan khawatir tidak bisa mendapatkan angkutan lain, korban menerima ajakan tersangka yang berjanji akan mengantarnya sampai ke rumah.

“Awalnya korban dihampiri pelaku, menawarkan untuk mengantar pulang. Karena sudah malam korban akhirnya mengiyakan ajakan tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga : klik disini 👇  Mengejutkan, Gus Irsyad Mundur Sebagai Ketua DPC PKB Kabupaten Pasuruan

Sayangnya, saat perjalanan, tersangka VC tidak membawa korban pulang ke rumahnya melainkan mengarahkannya ke Kebon Teh Wonosari. Pada saat berada di jalan yang sepi di Desa Toyomarto, tersangka VC tiba-tiba menghentikan sepeda motor yang dikendarainya dan memaksa korban untuk melakukan hubungan intim.

Korban yang menolak dengan tegas ajakan tersangka VC, kemudian menerima pukulan brutal pada wajahnya. Tidak hanya itu, pelaku yang berhasil melepas celana korban kembali melakukan kekerasan seksual menggunakan jari tangannya hingga menyebabkan korban mengalami pendarahan hebat pada kemaluannya.

Setelah melancarkan aksinya yang mengerikan, tersangka VC melarikan diri dan meninggalkan korban sendirian di lokasi tersebut. Korban yang mengalami luka serius pada tubuhnya akhirnya ditemukan dan dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Saat ini, penyidik telah menetapkan VC sebagai tersangka dalam kasus ini. Akibat perbuatannya, VC dijerat dengan Pasal 289 KUHP tentang perbuatan cabul dan Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan, dengan ancaman hukuman maksimal 9 tahun penjara.

Kepolisian Polres Malang berkomitmen untuk menuntaskan kasus ini dan memastikan keadilan bagi korban. Taufik juga mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati saat menerima tawaran dari orang yang tidak dikenal, terutama pada situasi yang kurang aman.

Baca Juga : klik disini 👇  Cempaka-Cargill-USAID Luncurkan CITASAMA: Seribu Hektar untuk Seribu Manfaat

“Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan berhati-hati terhadap orang asing, terutama pada situasi malam yang sepi, demi menjaga keselamatan diri,” pungkasnya.

Jurnalis: Lum.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!