Lumbung Berita
NEWS TICKER

Politisi Gerindra H Jurianto Himbau Masyarakat, Waspadai Bencana Alam Hidrometeorologi

Minggu, 13 Desember 2020 | 5:42 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Anggota DPRD Kabupaten Pasuruan dari Fraksi Gerindra, H Jurianto, menghimbau masyarakat agar mewaspadai potensi cuaca ekstrem.

Karena hal ini dapat memicu terjadinya bahaya hidrometeorologi jelang musim puncak penghujan saat ini. Sabtu (12-12- 2020)

H Jurianto, juga menuturkan, bahaya bencana hidrometeorologi itu dapat di jelaskan berupa banjir bandang, tanah longsor hingga angin puting beliung.

Ia berpesan dan menghimbau kepada masyarakat, agar tetap mewaspadai dan selalu siap siaga terhadap ancaman bencana hidrometeorologi, akibat fenomena alam, mulai dari banjir, tanah longsor dan angin puting beliung yang kapan saja bisa terjadi.

“Dari hal tersebut kita wajib untuk selalu berdoa dan waspada agar semua terhindar dari marabahaya, yang di sebabkan bencana alam sewaktu-waktu bisa terjadi,” Terangnnya.

Menurutnya, Badan Meteorologi dan Klimatologi serta Geofisika (BMKG) rutin merilis di media elektronik maupun cetak, selalu memberi peringatan sejak dini, untuk mewaspadai cuaca hujan Extrim dengan intensitas sedang hingga lebat, yang biasanya disertai angin kencang bahkan bersama sambaran petir.

Kewaspadaan bisa menjadi sebagai peringatan sejak dini, dengan menjadi semacam alarm bagi masyarakat untuk terus meningkatkan kesiap-siagaan dan kewaspadaan di manapun berada.

Baca Juga : klik disini  Penyebab dan Cara Mengatasi Bulu Kelinci yang Rontok

“Terutama bagi yang bertempat tinggal di wilayah-wilayah yang rawan bencana, hal ini sangat perlu dilakukan mitigasi bencana secara komprehensif,” Jelas H Jurianto.

Masyarakat di bagian langganan banjir seperti di Kecamatan Kraton, yang selalu berpotensi banjir akibat luapan sungai Welang, yakni dari arah daerah Malang Raya, berpotensi terjadinya banjir diakibatkan oleh luapan sungai Welang.

Bencana hidrometeorologi yang lain adalah longsor, yakni harus diwaspadai wilayah Kecamatan Tosari, Tutur, Puspo yang daerahnya rawan longsor.

Pasuruan menjadi salah satu kabupaten yang secara geografis serta geologis memiliki kerentanan terhadap bencana, baik alam maupun non alam. Maka dari itu, penanganan bencana harus dilakukan dengan bersinergi dan kolaborasi antar lini, mulai pemerintah kabupaten, kecamatan hingga desa.” Tegasnya.

Dengan memperkuat kesigapan menjadi bagian penguatan bersama, dalam mengantisipasi bencana alam dan non alam, diharapkan dampak terhadap resiko bencana dapat diminimalisir,” Tutupnya.

Jurnalis : Yudha

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!