Lumbung Berita
NEWS TICKER

Polres Pasuruan Gelar Operasi Lilin Semeru 2020

Senin, 21 Desember 2020 | 5:29 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Operasi Lilin 2020 resmi dilaksanakan. Operasi tersebut berlaku mulai hari ini hingga 15 hari kedepan (sampai 4 Januari 2021) di seluruh wilayah Indonesia.

Di Kabupaten Pasuruan sendiri, jalannya Operasi tersebut diawali dengan apel pasukan bertajuk Operasi Lilin Semeru 2020 di Mapolres Pasuruan, Senin (21/12/2020).

Sesuai amanat Kapolri, Polres Pasuruan juga telah menyiagakan pasukannya. Total ada 11 pos yang telah disiapkan.

“Kami siapkan 8 titik stasioner pos pengamanan dan 3 titik pos pantau. Jadi keseluruhan ada 11 titik pos. Juga ada unit lengkap yang kegiatannya mobiling,” terang Kapolres Pasuruan AKBP Rofiq Ripto Himawan.

3 pos pantau itu ada di perbatasan Malang-Pasuruan. Kemudian titik yang mengarah ke gunung bromo, dan di perbatasan Pasuruan-Sidoarjo.

Sedangkan 8 pos pengamanan adalah di sejumlah pintu exit tol. Seperti exit tol Purwodadi, Pandaan, Gempol. Lalu ada juga pos Cimory Prigen, pos masuk wilayah taman safari indonesia, dan pos di Bangil.

“Tahun ini tidak hanya pengamanan kamseltibcarlantas saja, tapi juga pendisiplinan protokol kesehatan,” terang pria yang akrab dipangggil Rofiq tersebut.

Baca Juga : klik disini  Menabur Angin Pornografi di Grup WA

Pendisiplinan protokol kesehatan, sebut Rofiq, perlu dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya klaster-klaster baru.

“Jadi nantinya di tiap pos ada unit kesehatan kecil yang melibatkan puskesmas dan gugus tugas setempat. Kalau nantinya ada pengunjung luar kota yang tidak lolos screening, maka kita arahkan untuk kembali pulang,” lanjutnya.

Secara khusus pria kelahiran Magelang itu menyoroti titik yang rawan terjadinya kerumunan. Titik yang ia maksud adalah area wisata, seperti Prigen, Purwodadi, Tosari dan tempat-tempat wisata lainnya.

“Titik itu lah yang menjadi perhatian kami. Kami tidak akan menutup tampat wisata tersebut, tapi kami melarang adanya even. Dan lagi pengunjung dibatasi hanya 50 persen dari kapasitas normalnya,” pungkas Rofiq.

Sebagaimana amanat Kapolri Jenderal Polisi Idham Aziz, dalam pelaksanaan pengamanan Natal dan Tahun Baru, secara umum, Polri telah mempersiapkan 83.917 personel Polri 15.842 personel TNI, dan 55.086 personel instansi terkait lainnya.

Personel tersebut akan ditempatkan
pada 1.607 pos pengamanan untuk melaksanakan pengamanan terkait gangguan kamtibmas, kamseltibcarlantas, dan 675 pos pelayanan.

Baca Juga : klik disini  "Program Setengah Miliar Masker" Jadi Isapan Jempol Sebagian Masyarakat Pasuruan

Jurnalis : Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!