Lumbung Berita
NEWS TICKER

Prihatin Longsor di Tosari, AW Desak Pemkab Pasuruan Petakan Lahan Kritis

Selasa, 2 Maret 2021 | 1:57 pm
Reporter:
Posted by: Redaksi

Pasuruan_Lumbung-berita.com
Bencana tanah longsor di Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa sore (02/03/2021), membuat Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi angkat bicara.

Pria yang juga menjabat Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten ini mengaku prihatin. Ia mendesak Pemkab Pasuruan segera melakukan pemetaan lahan kritis.

“Pemkab Pasuruan harus memiliki data, kawasan mana saja yang rawan longsor dan bencana alam lainnya. Perlu ada tindakan yang konkret,” tegasnya.

Salah satu poin yang ia soroti adalah banyaknya alih fungsi lahan produktif. Ia menuturkan harus ada solusi cepat sebelum peralihan lahan semakin masif.

“Salah satu faktor terjadinya bencana banjir dan tanah longsor adalah banyaknya alih fungsi lahan produktif. Sehingga resapan air berkurang. Ini harus dicarikan solusi,” tegasnya.

Tak hanya mengomentari bencana longsor, pria yang akrab disapa AW ini rencananya akan segera melakukan koordinasi dengan beberapa pihak terkait.

“Hal ini perlu dilakukan agar masyarakat tidak was-was dan dihantui bencana longsor dan banjir,” tukasnya.

Sebagai informasi, sore tadi bencana tanah longsor terjadi di Dusun Ledoksari, Desa Ngadiwono, Kecamatan Tosari.

Baca Juga : klik disini  PMI Ultah, PSMTI Gelar Donor Darah dan Cek Mata Gratis

Sebuah bangunan garasi dan gudang milik Hadiyanto, serta lahan seluas 40×30 meter sampai amblas sedalam 30 meter.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Padahal, gudang dan garasi itu biasanya digunakan sebagai dapur keluarga.

“Sudah ada tanda-tanda terjadi longsor. Mobil dan motor milik Hadiyanto telah dipindahkan lebih dulu kemarin malam,” ungkap perangkat Desa Ngadiwono, Singgih.

Ia menceritakan, sebelum longsor, hujan deras mengguyur Desa Ngadiwono selama beberapa hari terakhir. Longsor sendiri terjadi ketika hujan reda.

“Longsoran tanah terjadi setelah hujan reda. Dua kali terjadi longsor dengan kedalaman sekitar 30 meter,” pungkas Singgih.

Jurnalis : Indra.

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!