Lumbung Berita
NEWS TICKER

Prihatin Permainan Rakyat Makin Tertinggal, Budayawan Gelar Lomba Dakon

Senin, 22 Agustus 2022 | 12:33 am
Reporter:
Posted by: Redaksi

Mojokerto_Lumbung-berita.com
Prihatin dengan kondisi permainan rakyat yang makin tertinggal membuat budayawan Mojokerto menggelar lomba dakon.

Lomba ini diselenggarakan di Desa Modopuro, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Minggu (21/8/2022).

Pesertanya anak-anak. Baik laki-laki maupun perempuan semua boleh ikut. Mereka diadu untuk mencari juara satu.

Hadiahnya pun cukup menggiurkan. Pemenang akan mendapatkan sepeda BMX dan sejumlah uang.

Penggagas sekaligus pelaksana lomba Dakon, Mustakim Purwoto menuturkan, acara tersebut dilandasi keprihatinan dengan anak-anak zaman sekarang yang awam dengan permainan ini.

“Saya ingin agar anak-anak tidak hanyut oleh permainan modern dari luar, kita banyak memiliki permainan tradisional yang kaya nilai filosofis. Harus kita pertahankan dan dikembangkan,” ujarnya.

Permainan Dakon, sambung Mustakim, mengandung nilai filosofis. Selain untuk hiburan, ada unsur kejujuran dan sportivitas.

“Dibutuhkan strategi, penalaran, rasa tanggung jawab, persahabatan dan keterbukaan,” terang Budayawan yang juga pengurus FPK Mojokerto Raya ini.

Selain itu, lanjutnya, permainan ini juga menanamkan sopan santun. Karena selama permainan, pemain akan duduk bersila sama rata.

Baca Juga : klik disini  Banjir Juga Hantam Desa Karangrejo Gempol

“Selain mengasah kecerdasan otak, juga menanamkan sopan santun. Karena selama permainan dilakukan dengan duduk bersila, simbol kesamaan derajat dan martabat manusia,” tandasnya.

Ketua Forum Pamong Kebudayaan (FPK) Jawa Timur, Ki Bagong Sabdo Sinukarto, mengapresiasi kepedulian Mustakim Purwoto.

Menurutnya, di era sekarang, sudah jarang ada pihak yang mau mengembangkan Permainan Rakyat ini.

Untuk itu lah, FPK Jatim memberi apresiasi dengan memberi Piagam Penghargaan untuk penyelenggara dan juga pemenang lomba.

”Atas dedikasi serta atensinya, kami memberi Piagam Penghargaan kepada mas Mustakim dan juga para juara, sebagai bentuk apresiasi atas semua yang dilakukan demi Pemajuan Kebudayaan,” tutupnya Ki Bagong.

Jurnalis: Indra

Berita Lainnya

PT.REDAKSI LUMBUNG BERITA 
error: Content is protected !!